PADANG – Seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah Kota Padang mulai menyisakan peserta. Panitia menggugurkan satu pelamar pada tahap administrasi. Proses seleksi baru berjalan sepekan.
Panitia menerima tujuh pelamar sejak pendaftaran dibuka. Hasil verifikasi menunjukkan hanya enam pelamar memenuhi syarat awal.
“Ada tujuh pelamar mendaftarkan diri, satu orang tidak lolos seleksi administrasi,” kata Diane, Jumat (27/3/2026).
Pelamar yang gugur berasal dari luar kalangan birokrat. Ia bekerja sebagai guru kontrak di sebuah institut di Padang Panjang. Ia mendaftar melalui sistem daring BKPSDM.
Panitia menilai berkas pelamar tidak memenuhi ketentuan seleksi. Status pelamar juga tidak sesuai persyaratan jabatan.
“Pelamar tersebut bukan ASN, sementara bersangkutan juga tidak melengkapi berkas yang kami syaratkan,” ujar Diane.
Ketentuan seleksi menetapkan jabatan sekda hanya dapat diisi ASN aktif. Panitia juga mewajibkan pelamar memenuhi syarat pangkat, pengalaman jabatan struktural, serta rekam jejak birokrasi.
Enam pelamar yang lolos administrasi kini menunggu pengumuman resmi. Pemerintah Kota Padang belum merilis nama karena masih menunggu persetujuan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
“Kami masih menunggu tanda tangan elektronik dari Sekdaprov Sumbar, setelah itu baru kita umumkan,” kata Diane.
Seleksi Sekda dimulai sejak 11 Maret 2026. Panitia menjadwalkan pengumuman tiga kandidat terbaik pada 10 April. Pemerintah Kota Padang juga membuka seleksi lima jabatan kepala OPD yang berlangsung hingga awal April. (Bdr)







