Ekonomi

Danantara Dukung Escape Ramp Panyalaian dan Flyover Padang Luar

79
×

Danantara Dukung Escape Ramp Panyalaian dan Flyover Padang Luar

Sebarkan artikel ini
Dukungan pembangunan escape ramp Panyalaian dan flyover Padang Luar menguat setelah kunjungan kerja pimpinan pusat ke Sumatera Barat, Rabu (19/2/2026).Ist

AGAM – Dukungan pembangunan escape ramp Panyalaian dan flyover Padang Luar menguat setelah kunjungan kerja pimpinan pusat ke Sumatera Barat, Rabu (19/2/2026).

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendampingi Chief Operating Officer Danantara Dony Oskaria meninjau sejumlah lokasi di Kabupaten Agam dan Tanah Datar. Rombongan meninjau titik yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan infrastruktur strategis daerah.

Sejumlah proyek membutuhkan dukungan Danantara, khususnya pemanfaatan lahan milik BUMN termasuk PT Kereta Api Indonesia.

Rombongan mengunjungi ruas Jalan Panyalaian di Kabupaten Tanah Datar. Pemerintah merencanakan pembangunan jalur pemberhentian darurat bagi kendaraan rem blong di turunan curam tersebut. Fasilitas akan berdiri di atas lahan milik PT Kereta Api Indonesia.

Baca Juga:  Pemprov Sumbar Raih Peringkat Pertama Jamkrida Award 2024

Rombongan juga meninjau rencana pembangunan hunian sementara di Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar. Danantara membiayai penuh pembangunan huntara untuk mendukung kebutuhan hunian masyarakat terdampak bencana di Sumbar.

Peninjauan berlanjut ke Pasar Padang Luar, Kabupaten Agam. Pemerintah merencanakan pembangunan flyover di atas lahan PT Kereta Api Indonesia guna mengurai kemacetan pada jam sibuk dan musim libur.

“Danantara mendukung rencana proyek ini karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat dan dunia usaha. Infrastruktur yang baik akan menurunkan biaya logistik, meningkatkan konektivitas kawasan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Dony Oskaria.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasyidin menyatakan kesiapan menyesuaikan desain konstruksi dengan kebutuhan jalur kereta api. Ia memastikan pembangunan tidak mengganggu operasional.

Baca Juga:  PT Kunango Jantan Tembus Pasar Internasional, Produksi Pabrik Pupuk untuk Nigeria

“Kita sesuaikan desainnya. Pilar akan ditempatkan sejajar dengan jalan sehingga tetap aman bagi operasional kereta api,” jelas Bobby Rasyidin.

Mahyeldi menyebut rencana pemanfaatan lahan PT Kereta Api Indonesia menjadi bukti sinergi pemerintah pusat, daerah, BUMN, serta lembaga investasi dalam percepatan pembangunan infrastruktur Sumbar.

“Semoga koordinasi lintas sektor ini segera tuntas, sehingga dalam waktu dekat proyek dapat masuk ke tahap konstruksi,” ujar Mahyeldi Ansharullah.

Andre Rosiade menegaskan pembangunan flyover Padang Luar menjadi kebutuhan mendesak demi keselamatan warga dan kelancaran aktivitas ekonomi. “Yang pasti jangan sampai ada korban lagi. Desainnya harus matang, termasuk pengaturan di lahan KAI, agar solusi ini benar-benar menyelesaikan persoalan,” tegas Andre Rosiade. (Bdr)