PADANG — Perumda Air Minum Kota Padang mempercepat pemulihan layanan distribusi air bersih yang terganggu akibat cuaca ekstrem beberapa waktu terakhir. Meski begitu Perumda AM Padang berupaya mengebut suplai air mencapai 100 persen
Sebagian besar pelanggan telah kembali menerima pasokan air bersih. Sebanyak 2,3 persen pelanggan di wilayah Padang Utara masih mengalami gangguan akibat kerusakan infrastruktur dampak bencana alam.
Dirut Perumda AM Kota Padang Hendra Pebrizal melalui Kasubag Humas Adhie Zein menyatakan banjir bandang merusak jembatan pipa utama di kawasan Gunung Nago. Jembatan tersebut menjadi jalur vital distribusi air bersih menuju wilayah utara Kota Padang.
“Kerusakan jembatan pipa berdampak langsung terhadap distribusi air ke sejumlah wilayah. Kami langsung melakukan langkah perbaikan agar layanan segera pulih,” ujar Adhie Zein.
Perumda AM menggandeng PT Hutama Karya untuk mempercepat pemulihan layanan. Kerja sama tersebut dilakukan melalui pemasangan pipa transmisi jalur dua menuju Intake Palukahan.
“Kami menilai pemasangan pipa jalur dua sebagai solusi jangka pendek untuk mengamankan pasokan air bersih,” ujar Adhie Zein.
Perumda AM berharap pemasangan pipa baru dapat menstabilkan distribusi air hingga menjangkau seluruh pelanggan, terutama wilayah Padang Utara sampai Lubuk Buaya.
“Pemasangan ini diharapkan memperkuat distribusi air bersih bagi seluruh pelanggan terdampak,” ujar Adhie Zein.
Perumda AM mengimbau pelanggan yang masih terdampak agar bersabar selama proses pemulihan berlangsung. Seluruh tim teknis terus bekerja di lapangan.
“Kami berkomitmen meningkatkan kualitas serta keberlanjutan layanan air bersih demi kenyamanan masyarakat Kota Padang,” ujar Adhie Zein. (Bdr)







