PADANG — Pemerintah Kota Padang menyalurkan bantuan sosial kepada penyandang disabilitas, lanjut usia, dan anak luar panti, Selasa (5/8/2025).
Penyaluran berlangsung di Aula Dinas Sosial Kota Padang. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran.
Bentuk bantuan berupa kursi roda, usaha ekonomi produktif (UEP), dan paket permakanan.
“Kami ingin memastikan tidak ada warga yang terabaikan, terutama disabilitas, lansia, dan anak-anak yang butuh perhatian khusus. Semoga bantuan ini meringankan beban dan jadi penyemangat,” kata Fadly Amran.
Ia menyatakan, Pemko Padang akan memperkuat perlindungan sosial, mulai dari layanan kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi.
Langkah ini sejalan dengan Program Peduli Warga Emas yang merupakan aktivasi dari Progul Padang Melayani.
“Kita menargetkan angka kemiskinan di Kota Padang turun dari 4,6% menjadi 3% dalam lima tahun ke depan,” ujar Fadly Amran.
Kepala Dinas Sosial Kota Padang menyebut bantuan berasal dari APBD dan menyasar 995 penerima manfaat.
Heriza Syafani menjelaskan, bantuan permakanan diberikan kepada 110 penyandang disabilitas senilai Rp680.000 per paket, 110 lansia senilai Rp586.062 per paket, dan 700 anak luar panti senilai Rp243.000 per paket.
Selain itu, bantuan UEP diberikan kepada 11 penyandang disabilitas senilai Rp6.660.000 per paket, dan 11 lansia senilai Rp5.906.552 per paket.
Pemko juga menyerahkan 53 kursi roda kepada penyandang disabilitas.
“Selain bantuan materi, kami juga memberikan pendampingan dan pembinaan agar penerima bisa hidup mandiri dan produktif,” ucap Heriza Syafani.
Syamsidar (65), penerima bantuan UEP untuk lansia, menyampaikan rasa syukur. “Bantuan ini sangat bermanfaat, apalagi di tengah kondisi ekonomi yang sulit. Terima kasih kepada Pemko Padang dan Bapak Wali Kota,” ujarnya. (Bdr)







