Peristiwa

Cuaca Sumbar Tiga Hari ke Depan, Hujan Disertai Petir Ancam Sejumlah Wilayah

434
×

Cuaca Sumbar Tiga Hari ke Depan, Hujan Disertai Petir Ancam Sejumlah Wilayah

Sebarkan artikel ini
Kondisi Pantai Padang yang diterpa angin kencang dan awan tebal.

PADANG – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Sumatera Barat pada 13 hingga 15 Juli 2025. BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah.

BMKG mencatat, pada Sabtu, 13 Juli 2025, hujan ringan diperkirakan terjadi pagi hari di Kepulauan Mentawai, Solok Selatan, dan Pesisir Selatan. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpeluang turun siang hingga malam hari di Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Pariaman, Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Sijunjung, dan sekitarnya.

“Malam hari juga berpotensi hujan lebat di Mentawai, Pasaman Barat, dan Pesisir Selatan,” kata BMKG dalam keterangan tertulis.

Baca Juga:  Wako Erman Safar: Empat Orang LGBT Diamankan Satpol PP Bukan Warga Bukittinggi

Pada 14 Juli 2025, hujan ringan hingga lebat berpeluang terjadi di wilayah Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Tanah Datar, Payakumbuh, Pesisir Selatan, serta beberapa daerah di Solok dan Dharmasraya. Peringatan dini dikeluarkan untuk wilayah Solok Selatan, Sijunjung, dan sekitarnya.

BMKG menyebut pagi hari 14 Juli Mentawai sudah berpotensi hujan lebat. Siang hingga sore potensi hujan meluas ke Solok Selatan dan Dharmasraya. Malam hari hujan ringan terjadi di Pasaman dan Pasaman Barat.

“Cuaca didominasi kondisi berawan dengan kelembaban udara 60–98 persen dan suhu antara 17–32°C,” tulis BMKG.

Untuk 15 Juli 2025, kondisi cenderung membaik. Cuaca pagi hingga malam diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Namun, hujan ringan masih berpotensi turun di Mentawai, Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan Dharmasraya.

Baca Juga:  MTQ Nasional Ke 41 Tingkat Kota Bukittinggi Resmi Dibuka

BMKG juga melaporkan kecepatan angin selama periode prakiraan berkisar antara 4 hingga 34 km/jam, bertiup dari barat daya hingga tenggara. Meski potensi hujan menurun pada 15 Juli, masyarakat tetap diimbau waspada terhadap perubahan cuaca mendadak. (Bdr)