PADANG – Wakil Wali Kota Padang memberikan apresiasi atas terselenggaranya Peaceful Muharram: Lebaran Yatim dan Difabel Festival 2025 yang digelar Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Selasa (8/7/2025).
Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Kemenag Padang. Masyarakat, tokoh lintas agama, dan organisasi sosial ikut terlibat memeriahkan Tahun Baru Islam 1447 H.
“Kami bangga dan haru atas sinergi masyarakat, lembaga zakat, serta tokoh lintas agama dalam memperhatikan yatim, difabel, dhuafa, dan warga kurang mampu,” kata Maigus Nasir.
Ia menyebut kegiatan ini tidak sekadar berbagi, tetapi menjadi simbol persatuan dalam keberagaman. Menurutnya, penerima manfaat tidak hanya dari umat Islam, tetapi juga dari penganut agama lain.
“Semangat kebersamaan ini harus dijaga. Kota Padang harus jadi kota ramah, bersahaja, dan menjunjung nilai kemanusiaan,” ucap Maigus Nasir.
Ia menegaskan Festival Muharram menjadi wujud toleransi, kepedulian sosial, dan penguatan moderasi beragama di tengah masyarakat.
Kepala Kemenag Padang Edy Oktafiandi menyampaikan penerima manfaat berasal dari berbagai latar belakang agama dan wilayah. Termasuk dari binaan Kampung Zakat yang telah berjalan selama satu tahun.
“Mengusung tema nasional: Satu Kesetaraan, Sejuta Harapan, Meraih Keberkahan. Kegiatan ini inklusif, adil, dan berdampak langsung,” ujar Edy Oktafiandi.
Ketua pelaksana kegiatan Syufrizal menyebut Festival Muharram digelar secara nasional sejak 1 Muharram 1447 H. Puncaknya ditandai dengan penyerahan bantuan pendidikan dan sembako kepada penerima yang telah diverifikasi.
Syufrizal juga menyampaikan kebanggaan atas prestasi Kota Padang yang meraih penghargaan sebagai Kolaborator Peran Pemerintah Daerah Terbaik pada Zakat-Wakaf Award 2025.
“Capaian ini bukti komitmen Pemko Padang dalam mendukung penguatan zakat dan wakaf sebagai instrumen pemberdayaan umat,” tutup Syufrizal. (Bdr)







