Bencana AlamNasional

Gubernur Sumbar Usul Unand Disiapkan Jadi Titik Evakuasi Akhir Tsunami

433
×

Gubernur Sumbar Usul Unand Disiapkan Jadi Titik Evakuasi Akhir Tsunami

Sebarkan artikel ini
Gubernur Mahyeldi saat mendampingi kunjungan kerja Kepala BNPB ke Universitas Andalas. Rabu (7/5/2025).Ist

PADANG – Gubernur Sumatera Barat merekomendasikan Universitas Andalas sebagai lokasi utama evakuasi akhir bencana tsunami dan penyangga rumah sakit rujukan darurat.

Rekomendasi disampaikan kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana saat kunjungan kerja ke kampus Unand, Rabu (7/5/2025). Gubernur menyatakan, lokasi Unand layak karena berada di dataran tinggi, memiliki luas sekitar 500 hektare dan jaraknya sekitar 15 kilometer dari garis pantai.

“Kampus Unand berada di ketinggian 250 meter di atas permukaan laut dan cukup jauh dari bibir pantai, jadi cocok dijadikan lokasi evakuasi akhir,” kata gubernur.

Ia juga menambahkan, rumah sakit Unand dapat berfungsi sebagai rumah sakit penyangga untuk RSUP M. Djamil dalam kondisi darurat. Menurutnya, mitigasi perlu terus diperkuat agar risiko bencana dapat ditekan sekecil mungkin.

Baca Juga:  Sebanyak 1.209 Personel Pasukan Taruna Menuju Sumatera Barat

“Mitigasi bencana harus diperkuat demi keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Kepala BNPB menyambut baik usulan tersebut. Ia menilai, kampus Unand memiliki sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung skenario evakuasi darurat tsunami.

“Unand berada di ketinggian dan rumah sakitnya memiliki fasilitas medis serta tenaga profesional yang baik,” kata kepala BNPB.

Ia memastikan, BNPB akan menindaklanjuti rekomendasi itu dalam bentuk kesepakatan kerjasama yang mencakup aspek kesehatan, penyediaan fasilitas, serta penyelamatan korban bencana.

“Kerjasama nanti juga akan melibatkan penyediaan peralatan dan perlengkapan bencana,” terangnya.

Ia berharap, sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam kesiapsiagaan bencana terus ditingkatkan. (Bdr)