EkonomiSumatera Barat

PT Kunango Jantan Tembus Pasar Internasional, Produksi Pabrik Pupuk untuk Nigeria

351
×

PT Kunango Jantan Tembus Pasar Internasional, Produksi Pabrik Pupuk untuk Nigeria

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, membuka secara resmi program pelatihan pembuatan pupuk berbasis batubara pertama di dunia, yang digelar oleh Saputra Academy di Sumbar, Selasa (23/04/2024).Ist

PADANG – PT Kunango Jantan berhasil menembus pasar internasional. Perusahaan manukaftur yang berpusat di Sumatera Barat tersebut dipercaya memproduksi pabrik pupuk berbasis batubara di Nigeria.

Keberhasilan tersebut diapreasiasi oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dan Dubes Indonesia untuk Nigeria, Usra Hendra Harahap.

Untuk memulai pekerjaan ini, PT Kunango Jantan telah menggelar pelatihan. Digelar oleh Saputra Academy pertengahan April lalu.

“Ini hal yang baik bagi kita, karena perusahaan yang lahir dan berbasis di Sumbar, mampu berbicara di level nasional dan internasional,” ujar Mahyeldi, Selasa (7/5/2024).

Apresiasi terhadap PT Kunango Jantan, juga disampaikan oleh Dubes RI untuk Nigeria, Usra Hendra Harahap.

BACA JUGA  BPRS Jam Gadang jadi Tumpuan Program Pemko Bukittinggi

“Tentu sangat membanggakan saat perusahaan kita dipercaya dan ditunjuk sebagai perusahaan yang akan memproduksi mesin pengolahan pupuk berbahan batubara ini. Kepercayaan ini adalah hal yang luar biasa,” katanya.

Sebelumnya, Usra Hendra Harahap mengatakan, salah satu keunggulan produk pupuk batubara bernama Pupuk Futura yang diproduksi oleh Saputra Academy, adalah kemampuan mengembalikan 26 nutrisi ke dalam tanah.

Sehingga, produk pertanian yang dihasilkan memiliki kualitas baik dengan waktu panen yang lebih cepat.

“Terlebih, negara seperti Nigeria adalah daerah critical mineral, sehingga kaya akan sumber daya alam, termasuk batubara. Namun karena keterbatasan teknologi, makanya mereka datang ke Indonesia untuk belajar cara pengolahan pupuk berbasis batubara,” ucapnya lagi.

BACA JUGA  Dukung Wisata Halal, Sumbar Targetkan 1.000 Juru Sebelih Halal

Sementara itu, Raden Umar Hasan Saputra dari The Investor of Coal Fertilizer (Investor Pupuk Batubara) dalam kesempatan itu menyebutkan, pelatihan ini bertujuan untuk melakukan transfer teknologi.

“Kita menjual pupuk batubara ini hanya sementara. Sebab kita ingin secepatnya kondisi tanah di dunia ini segera membaik. Salah satunya dengan menggunakan pupuk dari batubara. Tentunya dengan membangun pabrik pupuk batubara di setiap negara, dibutuhkan teknologi, oleh karena itu butuh pelatihan dalam pembuatan pabrik tersebut,” katanya.

Comment