PeristiwaSumatera Barat

Diresmikan 7 Juli 2024, Nama Masjid Raya Sumbar Tidak Diganti tapi Disempurnakan

320
×

Diresmikan 7 Juli 2024, Nama Masjid Raya Sumbar Tidak Diganti tapi Disempurnakan

Sebarkan artikel ini
Masjid Raya Sumatera Barat. (Istimewa)

AGAM-Gubernur Sumbar, Mahyeldi menegaskan nama Masjid Raya Sumatera Barat tidak diganti, tapi disempurnakan. Disempurnakan menjadi ‘Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi Provinsi Sumatera Barat’.

Penyempurnaan itu adalah wujud penghargaan atas jasa Syekh Ahmad Khatib selaku ulama dan Imam Besar Masjidil Haram, yang juga tempat berguru bagi banyak ulama besar asal Sumbar dan bahkan ulama Nusantara.

Hal itu disampaikan Gubernur di sela peresmian Pondok Pesantren Modern Al-Bukhari di Nagari Padang Laweh, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam, Kamis (18/04/2024).

Untuk itu, Mahyeldi menampik anggapan sebagian pihak, yang menilai penyempurnaan nama Masjid Raya hanya bermotif pada kepentingan peluang investasi dan kerja sama dengan Timur Tengah.

BACA JUGA  Dapil Sumbar II DPR-RI, Ada Wajah Baru dan Tumbangnya Incumben

“Tujuan utama kita menyempurnakan nama Masjid Raya tentu saja wujud penghargaan kita terhadap jasa besar Syekh Ahmad Khatib,”ulasnya

Coba bayangkan katanya, betapa bangganya warga Sumbar beliau Ulama Besar asal Ranah Minang yang pernah menjadi Imam Besar di Masjidil Haram. Juga, guru dari ulama-ulama di Ranah Minang, bahkan guru bagi ulama-ulama besar Nusantara. Tentu penghargaan ini sudah selayaknya diberikan.

Selaku Ulama dan Imam Besar Masjidil Haram, sambung Gubernur, Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi telah ikut mendidik para ulama besar seperti ulama pendiri NU, KH Hasyim Ashari; ulama pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan; ulama pendiri Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti), Syekh Sulaiman Ar Rasuli (Inyiak Canduang), dan banyak ulama lain di generasi yang sama, yang kemudian juga menjadi guru bagi ulama-ulama besar dari generasi setelahnya.

BACA JUGA  Akan Didalami, Polda Sumbar Sudah Kantongi Dalang di Balik Unjuk Rasa Warga Air Bangis Pasaman Barat

“Dari hal ini kita dapat memastikan, bahwa jasa Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi begitu besar bagi bangsa ini, terutama sekali dalam mencerdaskan kehidupan bergama, berbangsa, dan bernegara kita,” ucapnya lagi.

Di samping itu, Mahyeldi juga mengemukakan beberapa alasan lain di balik keputusan menyempurnakan nama bagi masjid kebanggaan masyarakat Sumbar tersebut.

Di antaranya mewujudkan apa yang telah direncanakan juga oleh Gubernur Sumbar sebelumnya, merangsang generasi muda Sumbar agar terinspirasi pada sosok Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, serta kemudian baru tujuan ekonomi dalam bentuk rencana kerja sama dan investasi dengan Timur Tengah.

Comment