KUTAI KARTANEGARA — Pelatih Sensei Rifi Harianto, SE, karateka DAN III Perguruan Lemkari (Lembaga Karate-Do Indonesia) Kutai Kertanagara, Kalimantan Timur terus memacu pembinaan para karateka dojo binaanya.
Tidak hanya fokus pada ujian kenaikan sabuk dan penggemblengan fisik dan mental para karateka dojo binaanya saja. Rifi Harianto selaku Pelatih Lemkari yang beraktivitas di pelosok ujung Sungai Mahakam ini, tepatnya di Kelurahan Pendingin Kecamatan Sangasanga ini tetap memprioritaskan program pembinaan atlet berprestasi bagi karateka dojo binaanya.
Salah satu prestasi karateka binaanya, dikatakan Rifi Harianto kepada wartawan media ini, Rabu (6/3/2024) adalah pada Liga Lemkari Se-Kalimantan Timur, 12-13 Agustus 2023 lalu membuat pemuka masyarakat dan pihak pemerintah Kelurahan Pendingin bangga.
Betapa tidak pada Liga Lemkari Se-Kaltim tahun 2023 lalu, Dojo Lemkari Pendingin Kecamatan Sangasanga hanya dengan menurunkan 10 atlet berhasil meraih prestasi 2 medali emas, 3 perak dan 3 medali perunggu plus karateka Kelurahan Pendingin Kecamatan Sangasanga diajang pertandingan karate yang diselenggarakan Pengprov Lemkari Kaltim itu tampil pada pertandingan best of the bes putra kategori usia dini putra dan putri.
Adapun karateka yang meraih 2 medali emas tersebut Siti Qhumaira, meraih juara pada kategori pra pemula putri kelas30 kg dan M. Rayyan, menjadi pemuncak di kategori usia dini putra kelas 30 kg.
Sementara karateka Dojo Lemkari Pendingin yang meraih 3 medali perak adalah Revan Aprilio di kategori pra pemula putra kelas 35 Kg, Oryza Putra pada kelas pemula putra kelas 40 Kg dan Reisya Gita kategori usia dini putri kelas 25kg Dan untuk peraih medali 3 perunggu para atletnya adalah Aqifa kategor usia dini putri Kelas +25kg, Tiara Zahra kategori cadet junior putri kelas 54 Kg dan Jamil yang turun di kategori cadet junior putra kelas +60 Kg putra.
“Alhamdulillah selain 2 medali emas, 3 perak dan 3 medali perunggu Dojo Lemkari Pendingin Kecamatan Sangasanga juga meraih medali emas bergengsi best of the best putra usia dini putra atas nama M Rayyan dan best of the best putri direbut Siti Qhumaira,” beber Sensei Rifi Harianto yang akrab disapa Rifi.
Rifi mengatakan prestasi para atlet karate Dojo Pendingin dimasa mendatang membutuhkan koordinasi dengan pemerintah kabupaten melalui Dinas pemuda dan olahraga dan program pembinaan generasi muda di Kelurahan Pendingin, Sangasanga Kutai Kertanegara.
“Tentu melalui koordinasi pembinaan olahraga di usia muda bersama Pemkab Kutai Kertanegara akan lahir bibit atlet karate Indonesia dimasa mendatang,” harapnya, sembari mengungkapkan Kecamatan Sangasanga, berada di wilayah pelosok di ujung sungai Mahakam, Kabupaten Kutai Kertanegara Kalimantan Timur. Disanalah Dojo Lemkari Pendingin eksis pembinaanya yang baru berdiri tanggal 30 November Tahun 2022 lalu.
Lebih lanjut Rifi, pemilik DAN III ini menjelaskan sepanjang eksistensi Dojo Lemkari Pendingin, para karateka binaanya juga telah ikut berkompetisi pada Kejuaraaan Forki Open Tournement di Balikpapan November 2023 lalu.
“Lagi Karateka Lemkari Dojo Pendingin berhasil meraih 1 medali emas, 1 medali perunggu dari 5 atlet yang diturunkan pada kejuaraan tersebut,” bebernya.
Adapun atlet yang meraih medali emas pada Kejuaraaan Forki Open Tournement di Balikpapan November 2023 lalu atas nama M. Rayyan yang turun di kategor Usia Dini Putra dan Aqifa di kategori usia dini putri. Sementara Siti Qhumaira, Rasya Dwi, dan Tiara belum dan berhasil mendapatkan medali.
“Insyaallah pada Tahun 2024, karateka Lemkari Dojo Pendingi optimis bisa mengikuti beberapa event karate, baik yang di selenggarakan Pengprof FORKI Kaltim , Dinas Pendidikan maupun Pengprob Lemkari Kaltim,” pungkasnya.
Dia menjelaskan para generasi muda Kelurahan Pendingin Kecamatan Sangasanga yang aktiv membina mental dan fisiknya melalui olahraga karate berasa dari siswa SDN 013 Kelurahan Pendingin, siswa SMPN 3 Pendingin dan siswa SMA 1 Sangasanga.(drd)







