Peristiwa

Solsel Maju Karena Ada Orang Berjuang di Ujung Sana

56
×

Solsel Maju Karena Ada Orang Berjuang di Ujung Sana

Sebarkan artikel ini

SOLOK SELATAN – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mengapreasiasi kinerja seluruh guru tahfiz se-kabupaten itu yang telah berjuang selama beberapa tahun terakhir. Upaya para pendidik ini merupakan ‘investasi’ untuk generasi penerus Solok Selatan di masa depan.

Bupati Solok Selatan H. Khairunas mengatakan guru tahfiz merupakan sosok yang berjasa bagi Solok Selatan. Oleh sebab itu, pemerintah memperhatikan dengan memberikan pendalaman ilmu secara rutin setiap tahunnya.

“Saya ingin bertemu muka dengan siapa saja yang sudah berjasa untuk Solok Selatan. Saya yakin Solok Selatan bukan maju karena Bupati, Wakil Bupati, atau Kepala Dinas. Tapi karena ada orang yang berjuang di ujung sana, seperti Bapak Ibu (Guru Tahfiz) semuanya,” kata Khairunas dalam Pembinaan Guru Tahfiz se-Kabupaten Solok Selatan Tahun 2024 di Hotel Pesona Alam Sangir, Senin (29/1/2024).

BACA JUGA  3 Mantan Wako Bukittinggi dan Ratusan Orang Hadir di Pemakaman Hj Noni

Untuk itu Bupati mengajak seluruh guru ini untuk terus melanjutkan perjuangan bersama membangun Solok Selatan sesuai dengan bidang masing-masing.

Dalam hal pembinaan ini, Khairunas menyampaikan bahwa ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kompetensi para guru Tahfiz Quran yang mendukung program unggulan pemerintah daerah yaitu Satu Jorong Satu Rumah Tahfiz Quran.

Dengan jumlah mencapai 274 rumah tahfiz binaan pemerintah dan 105 rumah tahfiz mandiri, maka peningkatan kompetensi ini menjadi satu hal yang penting.

Disamping kompetensi, pemerintah juga menaruh perhatian penuh pada kesejahteraan para guru ini. Untuk itu rencananya pemerintah akan kembali mengkaji mengenai honorarium pengajar tahfiz ini ke depannya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD Solok Selatan Zigo Rolanda mengatakan keberadaan rumah tahfiz ini menjadi elemen penting dalam pembangunan. Pasalnya, tak hanya mendidik generasi penghafal Al-quran saja, namun juga generasi yang menjalankan kehidupan sesuai dengan syariat islam.

BACA JUGA  Diduga KRI Kurau 856 Unsur Satrol Lantamal II Temukan Puing Pesawat Sriwijaya Air 

“Rumah tahfiz ini harus menjadi program yang menarik bagi anak-anak. Pemerintah juga berusaha terus untuk memberikan ruang bagi anak-anak ini,” ungkapnya.

Comment