Peristiwa

Hantarkan Ranperda PPPA, Ini Pesan Wawako Marfendi

187
×

Hantarkan Ranperda PPPA, Ini Pesan Wawako Marfendi

Sebarkan artikel ini

BUKITTINGGI — Wakil Wali Kota Bukittinggi, Marfendi, menyampaikan, kebijakan penanaman modal daerah harus menjadi bagian dari bentuk penyelenggaraan perekonomian daerah.

Hal itu kata Marfendi, agar ditempatkan sebagai upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, karena dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

“Disamping itu, juga bisa meningkatkan pembangunan ekonomi berkelanjutan meningkatkan kapasitas dan kemampuan teknologi daerah, membangunan pembangunan ekonomi kerakyatan, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat dalam suatu sistem perekonomian dearah yang berdaya saing,” ujarnya.

Hal tersebut disampaikan Marfendi usai sidang paripurna tentang hantarkan Ranperda penanaman modal serta Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) di DPRD Kota Bukttinggi, Selasa (22/11/2023).

Disampaikan, Raperda Penanaman modal daerah dihantarkan pada hari ini terdiri dari 12 BAB dan 112 pasal dengan pokok-pokok materi yang cukup komprehensif, dengan ruang lingkup, pengembangan iklim penanaman modal, promosi penanaman modal, pelayanan Penanaman modal, hak, kewajiban dan tanggung jawab penanam modal.

BACA JUGA  Longsor Parah di Jalur Utama Bukittinggi-Medan, Lalu Lintas Macet Total

Selain itu juga pemberian insentif dan kemudahan penanaman modal, pengendalian pelaksanaan penanaman modal, data dan sistem informasi penanaman modal serta artisipasi masyarakat,dan pendanaan.

Rancangan Perda penananam modal disusun secara holistik integratif diharapkan yang dapat menciptakan iklim investasi di daerah yang lebih kondusif.

“Dengan demikian, Kota Bukittinggi mampu bersaing dalam menarik investasi bagi pembangunan ekonomi daerah untuk kesejahteraan masyarakat Kota Bukittinggi,” paparnya.

“Ranperda PPPA, Wawako menjelaskan, perwujudan kebijakan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dilaksanakan berdasarkan asas penghormatan hak asasi manusia, kesetaraan gender, non diskriminasi dan kepentingan terbaik perempuan,” ungkapnya.

Ditegaskan, tujuan penyusunan Perda pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, guna meningkatkan kesetaraan gender dalam pembangunan, meningkatkan kualitas perlindungan hak perempuan.

BACA JUGA  Tiga Narapidana Kabur dari Lapas Talu Pasbar

Comment