Ekonomi

Bangun Industri Halal, Pemprov Sumbar Jalin Kemitraan Dengan Islamic Development Bank

832
×

Bangun Industri Halal, Pemprov Sumbar Jalin Kemitraan Dengan Islamic Development Bank

Sebarkan artikel ini
Pertemuan intensif Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, dengan Kepala Kerja Sama Teknis dan Pengembangan Kapasitas Asia IsDB, Aminuddin Mat Ariff, Senin (20/11/2023).Ist

PADANG — Pemprov Sumbar membangun kemitraan dengan Islamic Development Bank (IsDB) dalam pengembangan industri halal di Sumbar. Kemitraan strategis itu ditandai dengan pertemuan intensif Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, dengan Kepala Kerja Sama Teknis dan Pengembangan Kapasitas Asia IsDB, Aminuddin Mat Ariff.

“Tanggal 14 November 2023 lalu kita bertemu dan berdiskusi intensif dengan Mr. Aminuddin Mat Ariff dari IsDB. Alhamdulillah, IsDB menyatakan kesiapannya untuk mendukung pengembangan industri halal di Sumbar, baik secara konsep mau pun finansial,” ucap Gubernur Mahyeldi, Senin (20/11/2023).

Gubernur menegaskan, bahwa Sumbar sangat siap sebagai penggerak utama ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Bahkan secara regulasi, UU Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal telah sangat sejalan dengan amanah pada UU Nomor 17 Tahun 2022 Tentang Falsafah Syariat Islam di Sumbar.

BACA JUGA  Pusat Kuliner Pauh IX, Ajang Kongkow - kongkow Anak Nagari dan Keluarga

“Sumbar kental dengan filosofi Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK), dan kita punya Perda No. 1 Tahun 2020 tentang Pariwisata Halal, serta Perda Nomor 6 Tahun 2021 tentang RPJMD 2021-2026 yang mengatur bahwa kawasan industri harus mestimulus percepatan perkembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ucap Gubernur lagi.

Gubernur juga menekankan, bahwa industri produk halal merupakan kebutuhan mendasar bagi warga Sumbar, yang dihuni populasi muslim sebesar 97,6 persen. Keyakinan akan potensi industri halal juga diperkuat oleh dukungan penuh pemerintah pusat, KNEKS, Bank Indonesia, serta mitra dan stakeholder terkait lainnya.

Potensi besar industri halal di Sumbar, sambungnya, terdiri dari makanan dan minuman, farmasi dan kosmetik, mode dan fashion, pariwisata ramah muslim, ekonomi kreatif syariah, beserta jasa terkait lainnya. Oleh karena itu, kerja sama Pemprov Sumbar dengan IsDB merupakan langkah strategis dalam percepatan pengembangan industri halal.

BACA JUGA  Derita Perantau di Kota Arang, Pulang Kampung tak Bisa Bantuan tak Dapat Pula

“Semoga kerja sama ini dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Apalagi, IsDB berkomitmen untuk mengembangkan dan membina usaha-usaha kecil menengah untuk naik kelas, serta turut memasarkan produk-produk kita di kancah internasional, terutama di negara-negara OKI selaku mitra IsDB,” ucapnya menutup.

Comment