Budaya

Sumbar Terima 21 Sertifikat Warisan Budaya tak Benda dan 2 Sertifikat Cagar Budaya Nasional

285
×

Sumbar Terima 21 Sertifikat Warisan Budaya tak Benda dan 2 Sertifikat Cagar Budaya Nasional

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Syaifullah, menerima 21 (dua puluh satu) WBTbI 2023 dan 2 Sertifikat Cagar Budaya Nasional tahun 2023 dari Kemendikbud dan Ristek RI, yang diserahkan oleh Direktur Jenderal Kebudayaan, Hilmar farid, PhD dalam acara Malam Apresiasi Warisan Budaya Indonesia 2023 di halaman Museum Fatahillah, Kota Tua Jakarta, Rabu (25/10/2023).Ist

JAKARTA – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Syaifullah, menerima 21 (dua puluh satu) Sertifikat Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTbI) 2023 dan 2 (dua) Sertifikat Cagar Budaya Nasional tahun 2023 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI, yang diserahkan oleh Direktur Jenderal Kebudayaan, Hilmar farid, PhD dalam acara Malam Apresiasi Warisan Budaya Indonesia 2023 di halaman Museum Fatahillah, Kota Tua Jakarta, Rabu (25/10/2023).

Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Syaifullah mengatakan pada Tahun 2023 ini Sumbar tercatat sebagai daerah penerima WBTbI terbanyak kedua setelah Daerah Khusus Yogyakarta yang menerima penetapan 25 WBTbI. Capaian tersebut sedikit berbeda dari tahun lalu yang hanya menerima 19 Sertifikat WBTbi.

“Tahun 2023 ini, Sumbar menerima 21 Sertifikat dan tercatat sebagai daerah penerima sertifikat WBTbI kedua terbanyak secara nasional,” ujar Syaifullah.

Adapun rincian dari 21 WBTbI Sumbar yang telah ditetapkan tersebut antara lain, Basidakah Limau Kinari (Kabupaten Solok), Batagak Pangulu (Kota Payakumbuh), Bungo Lado (Kabupaten Padang Pariaman), Maanta Juadah (Kabupaten Padang Pariaman), Pangurei (Kabupaten Kepulauan Mentawai), Panunggru Mentawai (Kabupaten Kepulauan Mentawai), Pasipiat Sot Mentawai (Kabupaten Kepulauan Mentawai), Serak Gulo (Kota Padang), Randang Lokan (Kabupaten Pesisir Selatan),  Anyaman Mansiang (Kabupaten Lima Puluh Kota), Opa Mentawai (Kabupaten Kepulauan Mentawai), Sulaman Nareh  (Kota Pariaman), Talempong Batuang (Kota Sawahlunto), Mone Mentawai (Kabupaten Kepulauan Mentawai), Sampelong  (Kabupaten Limapuluh Kota), Si Tupai Janjang (Kabupaten Agam), Silek Pingian (Kabupaten  Dharmasraya), Tari Podang Payakumbuh (Kota Payakumbuh) , Turuk Laggai Mentawai (Kabupaten Kepulauan Mentawai), Mauluk Nabi (Kabupaten Padang Pariaman), Gajeumuk Mentawai (Kabupaten Kepulauan Mentawai).

BACA JUGA  Irwan Basir Dt Rj Alam Lepas Jenazah Almarhum Nur Ikhwan ke Peristirahatan Terakhir.

Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Syaifullah menilai capaian Sumbar tahun ini akan berdampak positif untuk kelestarian budaya lokal dan nasional sebagaimana yang dimanahkan Undang-undang Nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Comment