Pariwisata

Kelola Potensi Geopark, Pemprov Sumbar Alokasikan Rp11,3 Miliar Lewat BKK

335
×

Kelola Potensi Geopark, Pemprov Sumbar Alokasikan Rp11,3 Miliar Lewat BKK

Sebarkan artikel ini
Gubernur Mahyeldi membuka acara Jambore Geopark Ranah Minang 2023 di area Camping Ground, Kandih, Sawahlunto, Rabu (26/7/2023).Ist

SAWAHLUNTO – Gubernur Mahyeldi membuka acara Jambore Geopark Ranah Minang atau yang disebut Geopark Ranah Minang Camp Tahun 2023 yang dilaksanakan di area Camping Ground, Kandih, Sawahlunto, Rabu (26/7/2023).

Apalagi potensi geopark Sumbar itu tidak terpusat di satu titik, tapi tersebar pada beberapa kabupaten/kota.

Diantaranya Kawasan Ngarai Sianok, Kawasan Harau, Danau Maninjau, Tarusan Kamang, Lintau Buo, Danau Singkarak, Danau Kembar.

Kemudian, Kawasan Silokek, Tambang Batu Bara Sawahlunto, Goa Batu Kapa, Gunung Talamau, Geopark equator Pasaman dan daerah lainnya.

“Semua itu, berpotensi menjadi daya tarik wisata yang diharapkan akan menjadi magnet meningkatnya angka kunjungan wisata ke Sumbar,” ulas Gubernur Mahyeldi.

BACA JUGA  Minang Geopark Run 2023 Resmi Dilepas Gubernur Sumbar, Dorong Kunjungan Wisatawan

Untuk itu, perlu didukung dengan infrastruktur, sarana dan prasarana. Termasuk akses menuju lokasi Geopark yang memadai.

Mendukung itu, Pemprov Sumbar alokasian anggaran dalam bentuk Bantuan Keuangan Khusus (BKK). Pada 2023 ini dialokasikan Rp11, 3 miliar untuk Pengembangan Pariwisata pada enam kabupaten dan kota.

Konsepnya sharing anggaran masing-masing Pemprov Sumbar 40 persen atau sebanyak Rp11, 3 miliar dan kabupaten kota 60 persen, dari total kebutuhan anggaran sebesar Rp29,5 miliar.

Walikota Sawahlunto Deri Asta menyebutkan pelaksanaan Jambore Geopark Indonesia tersebut diikuti oleh masing-masing pengelola Geo Park yang ada di Sumbar.

“Ada 10 Kabupaten Kota pengelola Geo Park di Sumbar yang mengikuti jambore ini, seperti Kita Sawahlunto, Kabupaten Sijunjung, Tanah Datar, Kota Bukittinggi, Solok Selatan, Agam, Pasaman Barat, Solok dan Dharmasraya, dengan jumlah peserta seluruhnya itu ada 200 orang,” terangnya.(Bdr)

BACA JUGA  Mengenal Lontong Kuah Hiu, Kuliner Khas Pasaman Barat

Comment