SOLSEL — Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama Kabupaten Solok Selatan masuk dalam nominasi Anugerah Keterbukaan Informasi 2022 Tingkat Provinsi Sumatera Barat. Masuknya PPID ini dalam nominasi tersebut meninggalkan sembilan kabupaten dan kota lainnya di Sumbar.
“Dalam rangka apresiasi masuk nominasinya PPID Utama Solok Selatan dalam Anugerah Keterbukaan Informasi 2022, dalam tahap 1 dan 2 menyisihkan sembilan kabupaten/kota yang tidak masuk. Pada penilaian ketiga ini ada uji fakta terkait kuesioner dan data dukungan berbentuk fisik dari PPID Utama,” kata Komisioner Komisi Informasi (KI) Sumatera Barat, Adrian Tuswandi di Sekretariat PPID Utama Solok Selatan, saat melakukan kunjungan dalam rangka penilaian ketiga uji fakta di PPID Kabupaten itu, Senin (31/10/2022).
Dalam kunjungan ini, tim dari KI Sumatera Barat melakukan penilaian terkait dengan kesiapan PPID Utama Solok Selatan dalam memberikan data dan informasi yang diberikan ke publik.
Kadis Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Solok Selatan, Firdaus Firman selaku PPID Utama menjelaskan mengenai kesiapan PPID dalam memberikan pelayanan informasi ke publik.
“Kami sudah berupaya memenuhi poin yang kurang di tahun kemarin. Kami baru launching versi android dengan hampir 800 dokumen dan pemenuhan indikator lainnya. Meski demikian penilaian ini tidak berhenti di sini, kami akan mintakan apa yang menjadi perbaikan sehingga lebih baik,” ujar Firdaus.
Dia menyampaikan, saat ini Kepala Daerah di Solok Selatan memberikan dukungan penuh terhadap keterbukaan informasi di daerah itu. Bahkan baru-baru ini Bupati H. Khairunas telah menandatangani deklarasi komitmen bersama keterbukaan informasi publik di Kabupaten berjuluk Nagari Saribu Rumah Gadang itu.
“Kalau komitmen Bupati sudah sangat jelas, kemarin juga sudah dibdeklarasi keterbukaan informasi publik dan juga ada perwakilan Forkopimda, jadi sudah tidak diragukan lagi komitmennya, termasuk untuk penyampaian informasi publik,” paparnya.
Dia menyebutkan, bahwa PPID Utama Solok Selatan juga berkomitmen untuk mendorong keterbukaan informasi di Kabupaten ini, sampai ke pemerintahan nagari. Upaya ini sudah mulai disosialisasikan, diharapkan tahun depan keterbukaan informasi sudah mencakup seluruh pemerintahan hingga ke nagari.
“Kami berkomitmen, bahwa keterbukaan informasi di kabupaten ini akan mencakup menyeluruh hingga ke pemerintahan nagari. untuk mencapai itu kami sudah mulai melakukan sosialisasi, dan diharapkan tahun depan target ini bisa tercapai,” pungkasnya. (afn)







