Kota Padang

Dengarkan Nasehat Ulama, Walikota Padang Hendri Septa Mundur

287
×

Dengarkan Nasehat Ulama, Walikota Padang Hendri Septa Mundur

Sebarkan artikel ini
Wako Padang bersama ulama Kota Padang, Maigus Nasir yang juga Anggota DPRD Sumbar.ist

PADANG – Wali Kota Padang, Hendri Septa memutuskan mundur dari Petugas Haji Daerah (PHD) Sumbar musim haji 2022. Keputusan itu diambilnya setelah mendengar nasehat para ulama di Kota Padang.

“Saya sekarang fokus bekerja dan bekerja, membangun Padang. Soal pendamping haji, sudah diputuskan kalau saya tak akan berangkat. Keputusan ini diambil setelah saya mendengarkan nasehat para ulama,” terang Hendri Septa, di Padang, Minggu (22/5).

Untuk persoalan ini, Wako Hendri Septa meminta nasehat kepada Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Padang Edy Oktaviandi, Ketua MUI Japeri Jarab, Ketua DMI Maigus Nasir, Ketua Masjid Agung Nurul Iman Prof. Dr. Salmadanis dan Tenaga Ahli Muhammad Taufik.

BACA JUGA  Usai Ditertibkan, Pedagang Kaki Lima di Pantai Padang Gelar Aksi Tutup Jalan Samudera

Bagi Wako Hendri Septa, pelibatan ulama dalam pengambil keputusan bukan hal yang baru. Wako Hendri selalu melibatkan para tokoh, apalagi terkait hal-hal yang menyangkut umat.

“Saya mendengarkan dan mentaati nasehat para ulama, termasuk dalam memilih untuk mundur sebagai pendamping haji. Beberapa keputusan penting selalu saya menghadap kr ulama dulu. Semoga keputusan ini baik, terutama bagi warga Padang,” ungkap Wako Hendri.

Dengan tidak berangkatnya ke Tanah Suci, Wako akan tetap bisa fokus mengurus Kota Padang, apalagi sejauh ini, Kota Padang belum memiliki Sekdako defenitif dan Wakil Walikota. Selain itu, slot keberangkatan haji Wako Hendri Septa, bisa diisi untuk jamaah lain, yang mungkin saja sudah bertahun-tahun tertunda keberangkatannya.

BACA JUGA  Kantor Lurah Parak Gadang Timur Diresmikan, Budi Syukur: Memaksimalkan Pelayanan Urusan Pemerintah¬†

Kata Hendri Septa, mulainya ia diminta untuk ikut seleksi. Dirinya mengikuti seleksi. Ada 20 peserta yang diseleksi. Dirinya kemudian dinyatakan lulus dengan nilai terbaik.

Terhadap keputusan mundur tersebut, dirinya segera berkoordinasi dengan Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sumbar.

Sebelumnya, seperti diberitakan berbagai media, Hendri Septa terpilih menjadi Petugas Haji Daerah (PHD) Sumbar, bersama sembilan orang lainnya. Hal tersebut berdasarkan proses seleksi yang dilakukan Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumbar. Ia meraih nilai tertinggi di antara para peserta lain.

Comment