Peristiwa

Status Kasus Dugaan Korupsi Pekerjaan Rehabilitasi Irigasi Batang Inggu Ditingkatan ke Penyidikan 

233
×

Status Kasus Dugaan Korupsi Pekerjaan Rehabilitasi Irigasi Batang Inggu Ditingkatan ke Penyidikan 

Sebarkan artikel ini

PASBAR-Kejaksaan Negeri (Kejari) Simpang Empat Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), meningkatkan status  tindak pidana dugaan korupsi proyek pekerjaan Rehabilitasi Daerah Irigasi (DI), Batang Inggu di Kecamatan Talamau Kabupaten Pasbar.

“Kita sudah mendapat petunjuk baru dan telah menemukan dua alat bukti terhadap dugaan tindak pidana pada proyek irigasi ini,”  kata Kejari Simpang Empat Ginajar Cahya Permana pada wartawan, Jumat  (13/5/22)

Dikatakan Ginajar, pada anggal 13 Mei  2022 Kejaksaan Negeri Pasaman Barat meningkatkan status dugaan tindak pidana korupsi pekerjaan rehabilitasi DI Batang Inggu tahun anggaran 2020 dengan nilai kontrak Rp1.852.800.000 pada Dinas PUPR, Pasbar.

“Dari peneyelidikan ke tahap penyidikan, berdasarkan hasil peneyelidikan tim penyelidik telah menemukan Dua alat bukti, ” ujar Ginajar.

BACA JUGA  Pengedar Ganja Sekaligus Mata-mata Jaringan Diciduk Polisi

Indikasi pekerjaan proyek irigasi ini, kuat dugaan kita tidak sesuai dengan spek yang ada, sehingga ada kerugian negara pada proyek ini.

” Proyek yang memakan biaya Rp 1,8 miliar ini, dkerjakankan  pihak CV Indra Jaya selaku pemenang tender pada tahun 2020 lalu,” ungkap Ginajar.

Untuk saat ini, tim penyidik yang ada di Kejaksaan Negeri Simpang Empat, terus mendalami dan masih memeriksaa beberapa orang saksi lagi. Tidak tertutup kemungkinan semua pihak yang bersangkutan dengan Proyek ini akan kita periksa, mulai dari pengawas, PPK, PPTK, PA dan lainya.

“Kita, akan terus memeriksa saksi saksi dan mengumpulkan dokumen dokumen yang ada, ” ujar Ginajar.

BACA JUGA  Sepuluh Perantau Minang Korban Kerusuhan Wamena asal Pessel Semua

Kejaksaan berkominmen akan terus untuk mengungkap perkara tindak pidana korupsi dan tidak akan pandang bulu dan saya tidak main-main dengam pernyataan ini.” Baik itu siapa pun, untuk kebaikan di kabupaten Pasbar, agar korupsi di Pasbar dengan modus yang sama tidak terulang dan terulang, ” tegas Ginanjar. (mln)

Comment