Budaya

Ketua LKAAM Sumbar jadi Pembina Upacara di Ponpes Shine Al Falah, Fauzi Bahar : Agama dan Adat  Benteng Generasi Muda

253
×

Ketua LKAAM Sumbar jadi Pembina Upacara di Ponpes Shine Al Falah, Fauzi Bahar : Agama dan Adat  Benteng Generasi Muda

Sebarkan artikel ini

PADANG – Banyak orang-orang hebat, mulai dari Menteri, Gubernur, Bupati, Walikota, Jenderal tentara, polisi dan pengusaha besar di Indonesia ini, yang berasal dari pendidikan pesantren. Jadi Presiden pun bisa santri yang berasal dari pesantren.

Kalimat motivasi dan pemompa semangat itu disampaikan Ketua Umum LKAAM (Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau) Sumbar Dr. H. Fauzi Bahar, M.Si Datuak Nan Sati ketika menjadi pembina upacara bendera Senin (14/2/2022) di Pondok Pesantren Shine Al Falah Perkampungan Minangkabau, Koto Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Padang.

Karena itu, kata Fauzi Bahar, para santri Pesantren Shine Al Falah tidak boleh minder, tidak boleh kecil hati walaupun berasal dari keluarga kurang mampu, bahkan banyak santri yang berstatus anak yatim. Santri harus berani dan harus bernyali, karena negara tidak akan membedakan yatim atau tidak, tetapi akan melihat prestasi dan kemampuan.

BACA JUGA  Didampingi Beberapa Pejabat, Danlantamal II Padang Sambangi BNNP Sumbar

“Anak-anakku semua, mari tunjukkan prestasi mu. Nilai akademik yang hebat dan kemampuan hafal Al-Qur’an adalah modal untuk melanjutkan pendidikan dan pekerjaan. Mau jadi dokter, mau jadi tentara, atau mau jadi Walikota bisa saja,” kata Fauzi Bahar Datuak Nan Sati, yang juga Walikota Padang dua periode, 2004-2014.

Santri yang hafal Al Quran di atas 20 Juzz diuji langsung oleh Fauzi Bahar membacakan ayat Al Qur’an. Tiga orang diantara santri mendapatkan hadiah uang tunai, yaitu Ramadona Zurien Fiamanilah dari Madrasah Aliyah, Nadia dari Madrasah Tsanawiyah dan Niha Aprila dari Madrasah Salafiyah. Ketiganya ditantang untuk masuk kedokteran jika lulus Madrasah Aliyah nantinya.

Sebagai Ketua LKAAM Sumbar, Fauzi Bahar berpesan agar nilai-nilai adat Minangkabau yang luhur juga diberikan kepada santri Pondok Pesantren Shine Al Falah sebagai bagian muatan lokal. Materinya bisa disampaikan oleh para Ninik Mamak dan Pengurus LKAAM di Kota Padang khususnya.

BACA JUGA  Wakili Kota Padang, KAN Pauh IX Kuranji Dinilai Tim Penilai Tingkat Sumbar

Santri Pesantren Shine Al Falah, yang jumlahnya hampir 1.000 orang sangat antusias dengan motivasi dan arahan dari Ketum LKAAM Sumbar Dr Fauzi Bahar, M.Si Datuak Nan Sati. Bahkan dalam dialog seusai upacara, para santri menyampaikan keinginannya menjadi Dokter, Marinir, dan Polwan kepada Fauzi Bahar.

Comment