Budaya

Gubernur Mahyeldi Minta Fasilitas dan Layanan Masjid Raya Sumbar seperti Hotel Bintang Lima

296
×

Gubernur Mahyeldi Minta Fasilitas dan Layanan Masjid Raya Sumbar seperti Hotel Bintang Lima

Sebarkan artikel ini
Foto: Gubernur Mahyeldi saat mengikuti acara Subuh Mubarokah, di Masjid Raya Sumbar, Minggu (2/1/2021).ist

PADANG – Pascaterpilihnya Masjid Raya Sumatera Barat sebagai satu dari tujuh masjid di dunia yang memenangkan penghargaan Abdullatif Al Fozan Award atau AFAMA, Gubernur Sumbar Mahyeldi mengintruksikan kepada OPD terkait agar meningkatkan pelayanan dan fasilitas yang ada di masjid kebanggaan Sumbar tersebut.

Tidak tanggung-tanggung, Mahyeldi menginginkan agar keberadaan Masjid unik tanpa kubah tersebut menjadi acuan nasional dan dunia.

Sehingga fasilitas dan pelayanan di Masjid Raya Sumbar tidak kalah dengan hotel bintang lima. Terutama untuk kebersihan toilet, tempat berwudhu dan pelayanan kepada jamaah.

“Dengan masuknya Masjid Raya Sumbar dalam 7 masjid terbaik di dunia, maka akan jadi objek pembicaraan dan kunjungan. Diharapkan fasilitas dan kebersihan masjid serta sarana pendukung lainnya disiapkan sebaik mungkin. Pelayanan harus bintang 5, jangan sampai kalah dengan hotel-hotel berbintang ternama,” kata Buya Mahyeldi, saat mengikuti acara Subuh Mubarokah, di Masjid Raya Sumbar, Minggu (2/1/2021).

BACA JUGA  Mahyeldi: Pengurus KNPI Sumbar Harus Bisa Muncul Jadi Tokoh Nasional

Gubernur juga minta agar di Masjid Raya Sumbar disiapkan satu ruangan khusus sebagai tempat bagi pengunjung mendapatkan segala informasi tentang masjid yang peletakan batu pertamanya dilakukan pada 21 Desember 2007 oleh Gubernur Sumatera Barat waktu itu, Gamawan Fauzi.

“Dilengkapi seluruh dokumentasinya secara detail. Mulai dari perencanaannya dan bila perlu bisa ditampilkan secara empat dimensi dimana pengunjung dikenalkan dengan masjid raya seolah-olah ia berada di lokasi dan melihat langsung setiap sisi masjid,” lanjut gubernur.

“Setiap detail dan desain bangunan harus ada ceritanya, ada maknanya. Jadi penghargaan ini tantangan bagi kita. Sebab banyak yang akan datang, mungkin saja presiden amerika atau orang muslim dari berbagai belahan dunia lainnya. Masjid Raya Sumbar akan menjadi objek wisata religius,” sambungnya.

BACA JUGA  Jangan Jadikan Pandemi Covid-19 Halangan untuk Berkurban

Perhatian pada para pedagang disekitar masjid juga tak dilupakan. Gubernur minta agar disiapkan dan ditata tempat berjualan yang representatif di Masjid Raya Sumbar. Termasuk penataan taman dan lampu sehingga pengunjung merasa nyaman.

Comment