Ekonomi

Warung Jamu Dua Putri Belimbing, Pelanggan Bisa Memesan Jamu Kuat Pria

2910
×

Warung Jamu Dua Putri Belimbing, Pelanggan Bisa Memesan Jamu Kuat Pria

Sebarkan artikel ini

PADANG – Jamu merupakan ramuan tradisional asli Jawa Indonesia, yang keberadaanya sudah ada sejak zaman dulu. Di tengah obat-obat modern, jamu yang menggunakan bahan-bahan alami ini masih banyak diminati masyarakat sebagai solusi kesehatan.

Bahkan, di tengah serbuan jenis suplemen dan vitamin yang beredar, obat tradisional seperti jamu dan herbal ternyata masih banyak dikonsumsi masyarakat. Sebab, obat tradisional menjadi salah satu pilihan masyarakat modern untuk menjaga kondisi tubuh.

Warung jamu, selama ini banyak bertebaran di Kota Jakarta, bahkan hingga kota- kota besar di Pulau Jawa. Namun, belakangan warung jamu telah mulai menambah ke Pulau Andalas Sumatera termasuk di Kota Padang.

Adalah, Warung Jamu Dua Putri Afranafan di bilangan Kelok Belimbing Jalan Raya Kuranji-Belimbing tepatnya di samping Masjid Nurul Ihsan. Warung ini menjawab peluang semakin padatnya pemukiman di Nagari Pauh IX Kecamatan Kuranji. Sehingga tak pelak warung jamu ini dikunjungi pelanggan pria, yang ingin meminum jam.

Baca Juga:  Pemprov Sumbar Pastikan Keamanan Takjil di Pasar Banda Buek Aman

Sedangkan, produk jamu yang tersedia di warung ini meliputi produk jamu yang dijual Sidomuncul dan Dua Putri Afranafan.. Jamu yang paling banyak diminati masyarakat pegal linu bermerek Tawon liar dan bermacam macam produk Sidomuncul. Juga tak ketinggalan pelanggan bisa memesan kamu kuat pria.

Selain itu juga sakit pinggang, emcok dan rematik juga banyak dipesan pelanggan. Kemudian jamu sehat pria dan sehat wanita. “Namun yang paling banyak dipesan pelanggan adalah jamu pegal linu dan sehat pria,” ujar Ramadhan Afranafan (39) dalam suatu bincang – bincangnya dengan Metrokini. com, Selasa (12/10/20201).

Kata Madan pamggilam akrab Ramadhan Afranafan, pelanggan bisa bisa meminum langsung racikan jamu di tempat. Selain itu pelanggan bisa bungkus untuk dibawa pulang.

Baca Juga:  KAI Divre II Sumbar Sediakan Layanan Kesehatan 24 Jam Selama Angkutan Lebaran

Racikannya jamu tersebut terdiri dari telur, jahe, beras kencur, madu dan sebagainya. Semua pengalaman membuka warung ini tak terlepas dari pengalamannya membuka warung jamu di Jakarta, ketika ia Masih merantau.

Untuk mendapatkan berbahan merek jamu, Madan mengaku langsung berbelanja ke Jakarta. Ia belanja untuk mendapatkan jamu ini sekali sebulan. Sebab, warung ini barusan dirintisnya sejak tiga bulanan lalu.

Warung jamu ini mulai dibuka sekitar pukul 17.00 WIB hingga malam sekitar pukul 24.00 WIB. Di warung jamu ini pelanggan yang berkunjung, juga dapat memesan teh talua yang diracik dengan jamu. (rjk)