Lifestyle

Dukung Penerapan New Normal, 51 Dokter Keluarga Ditempatkan di Sumbar

193
×

Dukung Penerapan New Normal, 51 Dokter Keluarga Ditempatkan di Sumbar

Sebarkan artikel ini
FOTO: Gubernur Irwan Prayitno menerima penempatan dokter keluarga dari PDKI secara simbolis, Kamis (11/6).ist

PADANG – Gubernur Irwan Prayitno secara resmi melaunching program penempatan anggota Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia (PDKI) Tanggap Covid-19 di Provinsi Sumbar, Kamis (11/6/2020).

Dalam arahannya Gubernur Irwan menyampaikan apresiasi kepada pengurus PDKI khususnya Cabang Sumbar atas penempatan 51 dokter keluarga di sembilan Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat.

Menurut Gubernur kehadiran dokter keluarga di era Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 (TNBPAC) atau New Normal sangat dibutuhkan. Khususnya sekaitan dengan percepatan penanggulangan Covid-19.

“Peran dokter keluarga sangat penting, memberikan motivasi, semangat dan edukasi sebagai salah satu obat,” ujar Gubernur pada Launching yang digelar secara virtual dari ruang kerjanya.

Selain itu Gubernur juga menuturkan bahwa setelah penerapan TNBPAC, Pemerintah Provinsi Sumatera terus berupaya agar sejumlah persyaratan yang telah dikeluarkan WHO dan Kementerian Kesehatan dapat dijalankan secara optimal.

BACA JUGA  Cuma Rp23 Ribu, Ada Paket Berbuka Bagi Pelajar di Cafe Kitapunya

“Epidemologi kita sudah terkendali, rt dibawah satu, dari segi sistem kesehatan InsyaAllah mencukupi dengan penambahan fasilitas kesehatan, tinggal kesiapan masyarakat yang masih rendah, disini kita butuhkan peran dokter keluarga,” jelasnya.

Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Barat, Nevi Zuairina menyatakan keprihatinannya atas tingginya paparan Covid-19 yang menjangkiti kelompok rentan seperti kaum ibu, anak dan lansia.

Untuk itu ia berharap agar kelompok rentan sebisa mungkin mengurangi aktivitas diluar rumah agar tidak terpapar Covid-19.

Lebih lanjut ia menyoroti prilaku masyarakat yang masih belum sepenuhnya menyadari pentingnya penerapan protokol kesehatan Covid-19.

Ia mencontohkan banyak sekali masyarakat yang belum menggunakan masker.

“Padahal udah puluhan ribu masker disebar, ternyata maskernya dikantongi saja,” sebutnya.

BACA JUGA  Keluarga Berencana Bisa Dijadikan Benteng bagi Keluarga Sejahtera

Ketua Kolegium Kedokteran Keluarga Dr. dr. Isti Ilmiati Fujiati, M.Sc, CM-FM, M.Pd.Ked menyampaikan PDKI akan berperan sebagai pelengkap kegiatan yang dilakukan oleh Puskesmas. Kehadiran tenaga medis ini untuk menurunkan resiko prilaku pada pasien yang terinfeksi Covid-19. Tujuan program yang digagas PDKI adalah guna menurunkan resiko klinis pada pasien Covid-19 dengan penyakit penyerta.

Comment