Umum

Wagub Sumbar Apresiasi, Program TMMD  Tetap  Berjalan di Tengah Maraknya Wabah Corona

120
×

Wagub Sumbar Apresiasi, Program TMMD  Tetap  Berjalan di Tengah Maraknya Wabah Corona

Sebarkan artikel ini

PASAMAN BARAT — DI tengah maraknya wabah virus corona (Covid -19) yang melanda, personil TNI dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0305 Pasaman, menyelesaikan pembangunan jalan sepanjang 4,2 kilometer melalui kegiatan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) di Jorong Paraman Sawah, Kecamatan Ranah Batahan dan Rura Patontang  Pasaman Barat.

Terkait virus corona, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit memberikan apresiasi yang tinggi terhadap personil Kodim 0305 Pasaman bekerja dengan tetap memperhatikan SOP kesehatan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

“Kita sangat bangga dengan keberhasilan Kodim 0305 Pasaman menyelesaikan pembangunan jalan sepanjang 4,2 kilometer. Yang dulunya jalan tersebut sempat putus. Sekarang masyarakat bisa menikmatinya. Selain itu para TNI juga melakukan sosialisasi pencegahan virus corona kepada warga disini,” sambut Nasrul Abit pada penutupan TMMD di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat, Selasa (14/4/2020).

BACA JUGA  Nakes Lantamal II Komit Memberikan Pelayanan Vaksinasi di Mapolda Sumbar

Kolaborasi TNI dengan pemerintah daerah serta elemen masyarakat dalam pelaksanaan TMMD ke-107 ini adalah sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan pelaksanaan program pemerintah dan pemerintah daerah dalam pembangunan di desa. Serta guna memantapkan wawasan kebangsaan dalam bermasyarakat.

“Wabah penyebaran virus Corona ini menjadi perhatian sangat serius bagi pemerintah. Selain kita melindungi masyarakat, juga harus melindungi diri kita sendiri terlebih dahulu,” tuturnya.

Selanjutnya Wagub Sumbar berharap petugas yang ada diperbatas untuk bisa lebih tegas dalam pengawasan orang yang masuk ke wilayah Sumbar. Pasalnya hampir tiap hari pasien positif bertambah. Untuk itu Wagub minta setiap orang masuk harus di data.

Nasrul Abit menjelaskan, angka kendatangan orang yang masuk ke Sumatera Barat terus meningkat, terutama daerah daerah pandemik Covid-19 atau zona merah. Membuat Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus berupaya menghadapi kemungkinan terburuk lonjakan Covid-19.

BACA JUGA  Marfendi Dampingi AA. Gym Bersafari Dakwah di Bukittinggi

“Kita berharap setiap pendatang yang berkunjung ke Sumbar. Wajib lakukan karantina selama 14 hari, baik mandiri ataupun karantina yang telah disiapkan. Semua ini butuh kesadaran dari pengujung sendiri,” jelasnya.

Comment