Pendidikan

Dies Natalis ke-25 Unbrah, PTS Favorit Sumatera, Diyakini Bisa Terakreditasi A

307
×

Dies Natalis ke-25 Unbrah, PTS Favorit Sumatera, Diyakini Bisa Terakreditasi A

Sebarkan artikel ini
TANDATANGAN-Wagub Sumbar Nasrul Abit menandatangani peluncuran buku saat Dies Natalis Umbrah ke -25. ISt

PADANG — Universitas Baiturrahmah Padang (Unbrah) memperingati hari lahirnya (Dies Natalis) ke – 25 yang jatuh 16 Juli) puncaknya ditandai dengan Sidang Terbuka dan Orasi Ilmiah di Kampus Universitas Baiturrahmah Jalan Raya By – Pass Aie Pacah Padang, Sumbar.

Hadir dalam Dies Natalis, Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Drs. H. Nasrul Abit, Ketua DPRD Sumbar Hendra Irwan Rahim, Bupati Walikota se Sumbar, Forkopimda, Ketua LLDikti Wilayah X, Rektor, pimpinan PTN dan PTS se Sumbar Ketua yayasan Baiturrahmah dan para undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Wagub Sumbar Nasrul Abit menyampaikan, Diusia yang ke 25 ini Universitas Baiturrahmah sudah menunjukkan kemajuan yang signifikan menjadi sebuah institusi yang memiliki potensi yang luar biasa antara lain aspek akademik, keuangan, fasilitas, SDM serta jejaring kerjasama perguruan tinggi baik dalam maupun luar negeri.

BACA JUGA  2022, STMIK Indonesia Berstatus Universitas, Masyhuri Hamidi: 93 Persen Dosen Telah Kantongi Sertifikat Pendidik

“Kita sangat mensyukuri hal ini, karena Universitas Baiturrahmah (Unbrah) Padang merupakan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) satu-satunya yang dimiliki Falkutas Kedokteran di Sumbar dan satu-satunya di Sumatera yang memiliki Falkutas Kedokteran Gigi,” ujarnya.

Pembangunan kesehatan di masa depan akan menghadapi tantangan yang cukup berat hal itu disebabkan, perubahan gaya hidup dan perilaku masyarakat
perubahan pola konsumsi makanan
pola perubahan iklim dan faktor lingkungan lainnya.

“Untuk itu kita berharap, perguruan tinggi di Sumbar harus mampu menjawab tantangan tersebut dengan mencetak lulusan yang memiliki keahlian untuk solusi permasalahan di masa depan. Saya percaya Unbrah bisa memberikan yang terbaik dengan pemanfaatan teknologi dan lahirkan inovasi,” jelasnya.

BACA JUGA  Kakanwil Kemenag Sumbar Helmi Apresiasi Kemajuan MTsN 1 Padang

Wagub menjelaskan permasalahan kasus stunting atau anak bertubuh pendek semakin meluas di Sumbar. Sesuai data Kesehatan Nasional di Sumbar ada tiga daerah yaitu Pasaman, Pasaman Barat dan Kabupaten Solok.

Ini pekerjaan berat. Dinas Kesehatan, BKKBN, serta Kepala Daerah harus fokus menuntaskan masalah ini. Apalagi ada anggaran dari daerah dan pusat. Oleh karena itu, universitas dituntut untuk mampu menciptakan inovasi dalam membantu pemerintah di bidang kesehatan masyarakat.

Comment