Olahraga

KONI Sumbar Dorong Satu Data Olahraga Salah Satu Upaya untuk Meningkatkan Prestasi

2
×

KONI Sumbar Dorong Satu Data Olahraga Salah Satu Upaya untuk Meningkatkan Prestasi

Sebarkan artikel ini

PADANG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat mendorong penerapan Satu Data Olahraga sebagai bagian dari upaya meningkatkan prestasi olahraga di Ranah Minang.

Penguatan sistem pendataan tersebut dilakukan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Satu Data dan Sirimau Porprov XVI Sumbar 2026 yang digelar di Hotel Pangeran, Padang, Minggu (6/9/2026).

Kegiatan ini diikuti utusan pengurus provinsi (Pengprov) cabang olahraga (cabor) serta admin Sirimau. Turut hadir Wakil Ketua Umum VII KONI Sumbar Bidang Digitalisasi dan Sertifikasi, Dolla Indra, perwakilan admin Sirimau, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar, Tasliatul Fuaddi.

Ketua Pelaksana, Jasman Herry, mengatakan kegiatan tersebut lahir dari kesadaran bahwa kemajuan olahraga tidak hanya ditentukan oleh kemampuan atlet, tetapi juga membutuhkan dukungan digitalisasi dan pengelolaan data yang baik.

“Olahraga itu tidak hanya lahir dari kemampuan olahraga, tapi juga tentang digitalisasi dan data. Yang jadi pertanyaan, apakah kegiatan olahraga ini terdokumentasikan dan terpublis dengan baik,” kata Jasman.

Menurutnya, melalui Satu Data KONI Sumbar, seluruh informasi olahraga dapat diinventarisasi secara lebih terstruktur. Keberadaan aplikasi Sirimau juga memungkinkan data mengenai atlet tersaji secara lebih lengkap.

“Di sini bisa diketahui apa pun tentang atlet melalui Sirimau. Mari kita bangun bersama Satu Data KONI Sumbar untuk meningkatkan prestasi olahraga Sumbar. Semoga tata kelola olahraga di Sumbar semakin modern,” ujarnya.

Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, mengapresiasi para utusan Pengprov yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Dispora Sumbar yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Bimtek.

Baca Juga:  Pauh Cup 2025 Berakhir, Wali Kota Padang Tekankan Sportivitas dan Kebersamaan

Hamdanus menyebut digitalisasi yang dikembangkan KONI Sumbar mendapat perhatian di tingkat nasional. Bahkan, Sumbar menjadi daerah pertama yang diajak KONI Pusat melakukan kerja sama melalui nota kesepahaman (MoU) terkait digitalisasi.

“Saya apresiasi kepada utusan dari Pengprov yang hadir pada hari ini. Terima kasih Kadispora atas persetujuan acara ini. Hari ini, Sirimau sudah bergoyang di CFD,” katanya.

“Sumbar di bidang digitalisasi ini jadi role model nasional. Kita yang pertama kali diajak MoU oleh KONI Pusat,” sambungnya.

Terkait dinamika yang berkembang mengenai pelaksanaan Porprov XVI Sumbar 2026, Hamdanus mengajak seluruh pihak untuk menyikapinya secara bijak.

“Untuk dinamika yang beredar sekarang, itu biasa. Kita harus bijak menyikapinya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dispora Sumbar, Tasliatul Fuaddi, menilai pelaksanaan Bimtek tersebut menunjukkan adanya sinkronisasi antara KONI Sumbar dengan Pemerintah Provinsi Sumbar serta pemerintah kabupaten/kota dalam menyukseskan Porprov XVI Sumbar 2026.

“Acara ini membuktikan sudah ada sinkronisasi antara KONI Sumbar dengan Pemprov dan Pemko/Pemkab untuk satu suara menyemarakkan Porprov XVI Sumbar 2026,” kata Tasliatul.

Ia menyebut persiapan pelaksanaan Porprov saat ini telah mencapai sekitar 80 persen. Pemprov Sumbar, kata dia, akan terus memberikan dukungan untuk menyukseskan ajang olahraga tersebut.

“Kesiapannya sudah 80 persen. Saya akan melanjutkan dan menyukseskan iven ini. Sudah delapan tahun tak terlaksana,” ujarnya.

Menurutnya, Porprov tidak hanya menjadi ajang pembinaan dan pencarian bibit atlet, tetapi juga memiliki peran terhadap pertumbuhan ekonomi Sumbar.

Karena itu, seluruh pihak diminta saling memahami kondisi pelaksanaan Porprov di tengah adanya pemotongan transfer ke daerah (TKD).

Baca Juga:  KKB Duga Proses Pemilihan Calon Ketua KONI Sumbar Cacat Hukum

Tasliatul juga menegaskan dukungan Pemprov Sumbar terhadap penguatan digitalisasi olahraga. Menurutnya, data yang cepat dan terkini sangat dibutuhkan dalam menunjang pengelolaan olahraga.

“Pemprov Sumbar sangat mendukung Bimtek ini guna peningkatan SDM pengurus olahraga di Sumbar dalam bidang digitalisasi ini. Kita butuh data yang cepat dan update,” katanya.

Ia juga meminta adanya langkah mitigasi apabila terjadi gangguan terhadap aplikasi Sirimau saat pelaksanaan Porprov.

“Perlu juga dimitigasi gangguan terhadap aplikasi nantinya,” ujarnya.

Terkait pelaksanaan Porprov XVI Sumbar 2026, Tasliatul menegaskan Pemprov Sumbar mendukung pelaksanaan ajang tersebut pada Oktober mendatang dan berharap tidak ada lagi penundaan.

“Kami sangat mendukung Porprov Sumbar tahun ini di bulan Oktober. Jangan ada penundaan lagi,” tegasnya.

Tasliatul juga mengingatkan para pemangku kebijakan di daerah untuk segera memastikan dukungan anggaran bagi pelaksanaan Porprov.

“Untuk masalah anggaran, sekarang sudah September. Artinya, sudah mau ketuk palu. Untuk pemangku kebijakan di daerah, jangan tunda lagi, jangan patahkan semangat atlet yang sudah bersiap di Porprov tahun ini,” katanya.

Selain persoalan anggaran, ia mengingatkan seluruh pihak untuk menjaga integritas pertandingan selama Porprov XVI Sumbar 2026.

“Jangan sampai ada nanti pengaturan atau match fixing di Porprov kali ini,” tegasnya.

Melalui Bimtek ini, KONI Sumbar berharap pengurus olahraga semakin mampu memanfaatkan teknologi dalam mengelola data atlet, cabor dan berbagai aktivitas olahraga secara terintegrasi.

Penerapan Satu Data dan Sirimau diharapkan menjadi fondasi bagi tata kelola olahraga Sumbar yang lebih modern, transparan dan berbasis data, sekaligus mendukung peningkatan prestasi atlet pada Porprov XVI Sumbar 2026. (*/drd)