Kota Padang

Ruang Literasi Terbuka Dispusip Kota Padang Dinilai Nyaman dan Menarik Minat Baca

2
×

Ruang Literasi Terbuka Dispusip Kota Padang Dinilai Nyaman dan Menarik Minat Baca

Sebarkan artikel ini
Taman bacaan yang berada di halaman Kantor Dispusip Kota Padang, Jalan Bagindo Aziz Chan No. 2, Alang Laweh, Sabtu (25/7/2026)

PADANG – Ruang literasi terbuka yang dihadirkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Padang di halaman kantornya mendapat respons positif dari para pengunjung. Taman bacaan tersebut dinilai menghadirkan pengalaman membaca yang lebih santai, nyaman, dan dekat dengan alam.

Taman bacaan yang berada di halaman Kantor Dispusip Kota Padang, Jalan Bagindo Aziz Chan No. 2, Alang Laweh, Sabtu (25/7/2026), tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga ruang publik bagi masyarakat untuk bersantai sambil menambah pengetahuan. Deretan buku yang tersedia di area terbuka menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Salah seorang pengunjung, Laskar Lazuardi Syarif, siswa SMK Negeri 2 Pariaman, mengaku menikmati suasana taman bacaan tersebut. Menurutnya, konsep ruang terbuka membuat aktivitas membaca terasa lebih nyaman dibandingkan di dalam ruangan.

“Kalau di sini dingin, terbuka, dan adem. Kalau di dalam ruangan itu seperti tidak bisa berbicara seperti ini, harus diam dan sunyi. Kadang juga terasa suntuk. Kalau di sini lebih santai dan lebih seru karena suasananya terbuka,” ujarnya.

Baca Juga:  Fadly Ajak Majelis Taklim Dukung Program Smart Surau

Laskar berharap koleksi buku di taman bacaan terus ditambah agar pengunjung memiliki lebih banyak pilihan bacaan. Ia mengaku tertarik membaca buku-buku bertema kenabian.

“Kalau untuk bukunya, mungkin bisa diperbanyak lagi. Saya lebih suka cerita-cerita tentang kenabian. Jadi, kalau koleksinya semakin banyak, tentu akan semakin menarik untuk datang dan membaca di sini,” katanya.

Ia juga berharap suasana alami di sekitar taman tetap dipertahankan. “Tidak perlu terlalu banyak atap, seperti ini saja sudah lebih seru. Tanamannya juga kalau bisa ditambah lagi, supaya suasananya semakin nyaman dan asri,” tuturnya.

Pendapat serupa disampaikan Saskia Mutia Zahra, siswi SMK Negeri 2 Pariaman. Menurutnya, keberadaan taman bacaan di ruang terbuka menjadi inovasi yang mampu menarik minat masyarakat, terutama generasi muda, untuk lebih dekat dengan buku. “Menurut saya menarik karena tempatnya di luar. Jadi, kalau ada tamu atau orang yang sedang duduk di taman ini, mereka bisa membaca buku sekaligus menambah pengetahuan. Jadi, taman ini tidak hanya menjadi tempat untuk duduk atau beristirahat, tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk membaca,” ujarnya.

Baca Juga:  ASN Dubalang Padang Resmi Kembali ke Instansi Asal

Saskia menilai konsep tersebut juga cocok menjadi tempat berkumpul bersama keluarga karena menyediakan berbagai bacaan untuk semua kalangan. “Bisa menarik minat, karena di sini bisa menjadi tempat beristirahat sekaligus menambah pengetahuan. Kalau datang bersama keluarga juga cocok, karena ada banyak buku yang bisa dibaca. Jadi, anak-anak maupun orang dewasa bisa sama-sama menikmati tempat ini,” katanya.

Ia berharap koleksi buku anak terus ditambah agar taman bacaan semakin diminati berbagai kelompok usia. “Mungkin bukunya bisa ditambah lagi, terutama buku cerita atau buku dongeng. Dengan begitu, anak-anak bisa lebih tertarik untuk datang ke sini dan membaca. Jadi, koleksinya bisa lebih beragam dan dapat dinikmati oleh berbagai usia,” tuturnya. (Bdr)