Peristiwa

Ketuk Pintu Rumah Warga Dini Hari, Gubernur Mahyeldi Salurkan Bantuan RTLH Rp25 Juta

87
×

Ketuk Pintu Rumah Warga Dini Hari, Gubernur Mahyeldi Salurkan Bantuan RTLH Rp25 Juta

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mendatangi rumah warga di Kelurahan Ikua Koto Dibalai, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kamis dini hari (26/2). Ist

PADANG – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mendatangi rumah warga di Kelurahan Ikua Koto Dibalai, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kamis dini hari (26/2). Tepat pukul 03.55 WIB, ia mengetuk pintu rumah kayu kecil saat warga bersiap sahur.

Rumah berukuran sekitar 4×7 meter itu dihuni Trisesti Novia atau Ises bersama suaminya Surya Adi Wibowo serta tiga putri mereka, Sovia, Bunga, dan Citra. Kondisi bangunan memprihatinkan. Dinding kayu menua. Lantai atas dari papan lapuk, berlubang, bergoyang, membahayakan anak-anak.

Ises dan suami bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Mereka menerima pekerjaan apa pun selama halal.

“Kalau ada yang minta tolong bersihin rumah, kami mau, Pak. Suami juga bantu-bantu orang, kadang di konter, kadang ikut tukang walau bukan tukang betul,” ujar Ises.

Kondisi rumah dan ekonomi keluarga pra sejahtera membuat mereka terpilih sebagai penerima program Bantuan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni dari Baznas Provinsi Sumatera Barat.

Baca Juga:  Pejabat Pemkab Tanah Datar Iktikaf di Masjid Nurul Amin Pagaruyung

Mahyeldi meninjau langsung lantai atas rumah yang lapuk. Ia menilai kondisi tersebut membahayakan penghuni.

“Bagian lantai atas ini sangat membahayakan. Informasi dari Ketua Baznas juga demikian. Maka kita bantu agar segera diperbaiki dan keluarga Ibu Ises bisa tinggal di rumah yang lebih layak,” ujar Mahyeldi Ansharullah.

Baznas menyalurkan bantuan Rp25 juta untuk rehabilitasi rumah. Bank Nagari menambah Rp2,5 juta. Bantuan juga berupa paket sembako Ramadan serta dukungan kepala SMA dan SMK di Kota Payakumbuh.

“Ini berkah Ramadan. Kita datang atas izin Allah. Dalam iman, kita diajarkan untuk saling membantu dan meringankan beban saudara kita,” tutur Mahyeldi Ansharullah.

Ises menangis haru setelah menerima kabar bantuan tersebut. Ia menyampaikan syukur dan terima kasih kepada gubernur, Baznas, dan Bank Nagari.

Baca Juga:  Cuaca Ekstrim, Sumbar Dilanda Banjir dan Longsor Ada Jembatan Putus

“Alhamdulillah, Pak… rasanya seperti dapat bantuan sebesar gunung. Rumah kami bolong-bolong sampai kelihatan atap. Terima kasih banyak, ini benar-benar berkah bagi kami,” ucap Ises.

Plt Camat Payakumbuh Utara Ronal membenarkan keluarga Ises layak menerima bantuan. Ia menilai rumah tersebut tidak aman untuk ditinggali bersama tiga anak perempuan.

“Dengan tiga anak perempuan, tentu tidak aman tinggal di rumah dengan lantai atas yang sudah lapuk dan bolong. Kami bersyukur atas perhatian Pemprov Sumbar,” ujar Ronal.

Mahyeldi melanjutkan agenda Salat Subuh berjemaah di Masjid Ansharullah. Ia kembali menyerahkan bantuan Rp25 juta serta mushaf Al-Qur’an kepada pengurus masjid.

Kunjungan dini hari itu menghadirkan harapan bagi keluarga Ises. Pemerintah menunjukkan kehadiran melalui aksi nyata bagi warga yang membutuhkan. (Bdr)