Kota Padang

Padang Gelar Apel Kesiapan Bencana, Wawako Maigus Nasir Siapkan Simulasi Tsunami Besar

207
×

Padang Gelar Apel Kesiapan Bencana, Wawako Maigus Nasir Siapkan Simulasi Tsunami Besar

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menghadiri Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Tahun 2025 di Lapangan Imam Bonjol, Selasa (4/11/2025).

PADANG – Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menghadiri Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Tahun 2025 di Lapangan Imam Bonjol, Selasa (4/11/2025).

Kegiatan ini digelar Kepolisian Daerah Sumatera Barat dengan melibatkan unsur TNI, Polri, Basarnas, BPBD, Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, dan ASN Pemerintah Kota Padang.

Kapolda Sumatera Barat Gatot Tri Suryanta bertindak sebagai inspektur upacara. Hadir unsur Forkopimda Sumbar dan Kota Padang serta pemangku kepentingan kebencanaan lainnya.

Dalam amanatnya, Kapolda menegaskan Sumatera Barat memiliki potensi bencana tinggi sehingga kesiapsiagaan seluruh unsur sangat penting.

Ia menilai ancaman seperti gempa bumi, tsunami, banjir, longsor, dan kebakaran harus diantisipasi sejak dini melalui edukasi, simulasi, dan pembangunan infrastruktur mitigasi.

Baca Juga:  Wakil Wali Kota Padang Lepas SSB Imam Bonjol U-14 ke Jakarta

“Kita tak pernah tahu kapan bencana terjadi. Karena itu kesiapan personel, sarana prasarana, dan logistik harus optimal. Penanganan bencana tidak bergantung kekuatan individu, tetapi sinergi semua pihak sesuai tugas dan fungsinya,” ujar Gatot Tri Suryanta.

Kepala BPBD Sumatera Barat Era Sukma Munaf menyebut Sumbar dikenal sebagai “etalase bencana” karena posisinya berada di pertemuan lempeng tektonik dunia.

“Kita mengapresiasi pemerintah kabupaten dan kota termasuk Kota Padang yang terus menguatkan langkah mitigasi melalui edukasi kebencanaan, pemasangan rambu evakuasi, pembangunan shelter tsunami, dan latihan simulasi berkala,” ucap Era Sukma Munaf.

Usai apel, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengungkapkan langkah konkret pemerintah kota dalam meningkatkan kesiapan masyarakat menghadapi potensi gempa dan tsunami.

Baca Juga:  Fadly Amran Dorong Profesionalisme ASN di Bimtek Keprotokolan

“Besok, 5 November, kita akan melaksanakan Tsunami Drill terbesar di Indonesia. Simulasi ini melibatkan sekitar 200 ribu warga di 55 kelurahan dan delapan kecamatan di wilayah pesisir Kota Padang,” kata Maigus Nasir.

Ia menjelaskan simulasi berlangsung pukul 10.00–11.00 WIB. Saat sirene berbunyi, warga di zona merah tsunami diminta bergerak menuju titik Tempat Evakuasi Sementara (TES) yang telah ditetapkan.

“Pada saat kegiatan warga diminta melakukan evakuasi diri dengan berjalan cepat, tidak perlu berlarian atau menggunakan kendaraan. Kita tentu berdoa semoga Padang terhindar dari segala bentuk bencana. Namun simulasi ini penting untuk memastikan masyarakat tahu apa yang harus dilakukan ketika kondisi darurat benar-benar terjadi,” tutur Maigus Nasir. (bdr)