Kota Padang

Maigus Nasir Dukung Petani Muda Padang Kembangkan Melon Golden Premium Hidroponik

305
×

Maigus Nasir Dukung Petani Muda Padang Kembangkan Melon Golden Premium Hidroponik

Sebarkan artikel ini

PADANG — Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir menghadiri panen perdana 1.000 buah Melon Golden Premium Hidroponik yang digelar Kelompok Tani Muda di Kelurahan Teluk Kabung Tengah, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Jumat (3/10/2025).

Panen ini menjadi bukti keberhasilan generasi muda Teluk Kabung Tengah mengembangkan pertanian modern berbasis hidroponik.

Maigus Nasir mengapresiasi semangat dan inovasi petani muda yang berhasil membudidayakan melon premium berkualitas tinggi. Ia menilai, sistem hidroponik mampu meningkatkan produksi pangan sekaligus menjadi solusi atas keterbatasan lahan dan perubahan iklim. “Melon hidroponik yang dihasilkan anak-anak muda Teluk Kabung Tengah ini rasanya luar biasa dan pengelolaannya higienis. Ini bukti generasi muda mampu berinovasi, menghadirkan produk unggulan bernilai jual tinggi. Pemko Padang akan terus mendorong lahirnya petani milenial seperti ini,” ujar Maigus Nasir.

Baca Juga:  UMKM Naik Kelas, Fadly Amran Dukung Inovasi dan Digitalisasi Produk Lokal

Ia menegaskan komitmen Pemko Padang memberikan dukungan berupa pembinaan, pelatihan, dan fasilitasi akses pasar bagi kelompok tani berjiwa wirausaha di bidang pertanian modern. “Budidaya melon hidroponik ini positif karena membuka peluang kerja baru dan menumbuhkan minat generasi muda untuk terjun ke pertanian modern. Hari ini baru satu titik, ke depan kita harapkan lahir titik-titik berikutnya,” tambah Maigus Nasir didampingi Kepala Dinas Pertanian Yoice Yuliani dan Camat Bungtekab Harnoldi.

Ketua Kelompok Tani Muda Teluk Kabung Tengah, Zakky Stany, menyampaikan rasa syukur atas hasil panen perdana yang melimpah. Ia menyebut budidaya melon hidroponik dimulai sejak awal 2024 dengan dukungan program CSR PT Pertamina Patra Niaga Teluk Kabung. Dalam setahun, kelompoknya mampu panen hingga tiga kali.

Baca Juga:  Pantai Air Manis bakal Dibenahi, Pelayanan juga Disorot

Zakky menjelaskan tiga varietas melon yang dikembangkan, yaitu melon putih (Kirani), melon kuning (Golden Apolo), dan melon hijau (Inthanon). “Untuk harga, kami jual Rp50 ribu per kilogram di lokasi agrowisata dan Rp30 ribu per kilogram untuk harga umum,” jelas Zakky Stany.

Panen perdana ini menjadi momentum kebangkitan petani muda Padang yang memadukan inovasi, teknologi, dan semangat wirausaha.

Pemko Padang berharap model pertanian modern ini menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan potensi ekonomi berbasis pertanian berkelanjutan. (Bdr)