PADANG – Pengurus Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lubuk Kilangan Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang periode 2022 – 2027 dikukuhkan, Rabu (24/8/2022). KAN Lubuk Kilangan yang dikomandoi Basri Dt Rajo Sali dikukuhkan Ketua Forum Komunikasi Karapatan Adat 9 Nagari Kota Padang Syofyan Dt Bijo SH di Gedung Serba Guna PT Semen Padang.
Direktur Operasi Perseroan di PT Semen Padang. Indrieffouny Indra mengharapkan kerja sama yang baik untuk lima tahun ke depan. “Walaupun produksi Semen Padang dipengaruhi akibat dampak dari Covid-19 dan perang Bosnia, namun setiap fana CSR akan diusahakan meningkat terus,” ujar Indrieffouny.

Diakui Indrieffouny, belakangan produksi Semen Padang menurun karena bencana non alam pandemi Covid-19 dan perang Bosnia-Rusia. Akan tetapi setiap tahunya Semen Padang akan tetap meningkatkan dana Corporate Sosial Responsibility (CSR), yang merupakan dana masyarakat lingkungan.
Ketua Forum Komunikasi Kerapatan Adat Sembilan Nagari (FKKA Sembilan Nagari) Kota Padang Syofyan Datuk Bijo SH mengatakan, ke depan setelah ada MoU Polri dengan LKAAM Sumbar terkait restoratif of Justice belakangan ini, maka kerja ninik mamak maupun ninik mamak yang menjadi pengurus KAN bukan berkurang tapi makin berat.
“Karena ke depan kasus Tipiring (kecil-red) akan diselesaikan secara adat, bukan lagi melalui hukum di pengadilan,” ucap Syofyan.
Semua ini tentu butuh dukumgan dari Pemko Padang perlu meningkatkan sarana dan prasarana kantor KAN maupun SDM pengurus KAN iru sendiri. Tentu Restoratif of Justice ini tentu akan diterapkan di seluruh KAN nagari yang ada di Sumbar. Higga sekarang juklak dan juknisnya disusun agar diosikaisikan di seluruh Nagari di Ranah Minang ini.
“Selain itu ninik mamak juga perlu dukungan dana dari pemerintah, karena selama ini dana yang berasal dari ka Rimbo babungo kayu, ka lawiek babungo pasie, ka sawah babungo ampiang jo ka tambang babungo ameh sudah diambil alih pemerintah,” ujar Syofyan.
Ketua KAN Lubuk Kilangan Basri Dt Rj Usali mengucapkan, terima kasih semua elemen masyarakat Nagari Lubuk Kilangan. Namun, untuk diketahui menjadi pengurus KAN bukan untuk membanggakan diri, namun memikul beban amanah yang berat, yang harus dipertanggungjawabkan dunia dan akhirat.
“Selain itu juga mempunyai resiko yang dipikul cukup berat, karena dipertanggungjawabkan dunia dan akhirat,” ujar Basri.
Selain iru membangun salingka nagari labih baik ke depan perlu dukungan semua pihak. Maka untuk membangunnya butuh kebersamaan baik secara fisik maupun SDM. Maka untuk itu perlu baiyo batido untuk membangun nagari ini. Selain itu khusus nya bagaimana pelestarian nilai nilai Nagari Lubuk Kilangan ke depan terus lestari.
Dalam pembanguan nagari dibantu Semen Padang melalui program khusus seperti pembangunan Irigasi Baringin Tarantang 2019, Jembatan Baringin 2022, Masjid tiga unit salah satunya di Koto Lalang.
Walikota Padang Hendri Septa mengharapkan, kepada ninik mamak di dalam nagari untuk memperhatikan generasi muda, agar jangan terpapar pergaulan negatif dan pengaruh globalisasi. “Selain iru generasi muda perlu mewarisi nilai nilai adat, maka ke depan pelajar SD diajak melihat proses adat seperti mengunjungi ninik mamak rapat di kantor KAN,” kata Hendri
Ditambahkan Hendri, membangun Kota Padang ini tidak bisa hanya dibangun pemerintah saja (Pemko Padang) tetapi butuh dukungan masyarakat terutama ninik mamak dan Bundo Kanduang, yang berperan dalam nagari masing masing. “Sehingga dengan kebersamaan maka kita bisa,” ujar Hendri.
Dikatakan Hendri, dua tahun belakangan Kota Padang cukuo terpuruk dari segala hal, ekonomi, pembangunan dampak dari pandemi Covid-19. Tapi kini mulai menggeliat, bahkan belakangan dengan kegiatan Apeksi 2022 kemarin, bisa menggeliatkan ekonomi. Selain iru dengaj dampak Apeksi itu transaksi ekonomi mencapai puluhan miliar miliar. (drd)







