PADANG – Pendaftaran Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Kecamatan Bungus Teluk Kabung terus dipercepat. Hingga 16 Agustus 2026, sebanyak 4.855 kepala keluarga (KK) telah mendaftar. Capaian tersebut mencapai 54 persen dari total 8.945 KK.
Camat Bungus Teluk Kabung, Afridon, mengatakan antusiasme warga mengikuti pendataan Perlinsos cukup tinggi. Program tersebut menjadi salah satu acuan penting untuk menentukan kepesertaan penerima Bantuan Sosial (Bansos) pada 2027.
“Jumlah yang sudah mendaftar sebanyak 4.855 KK data per 16 Agustus dari total populasi 8.945 KK, sehingga capaian sudah 54 persen. Antusias warga untuk mendaftar cukup tinggi karena Perlinsos merupakan program untuk mendapatkan Bansos pada tahun 2027,” kata Afridon.
Pihak kecamatan mengerahkan seluruh ASN dan Agen Perlinsos untuk mempercepat pendaftaran. Petugas membantu warga melakukan pendaftaran secara daring. Layanan tersedia setiap hari kerja di kantor kecamatan dan kelurahan.
Agen Perlinsos juga menyisir warga melalui berbagai titik aktivitas masyarakat. Petugas memanfaatkan kegiatan majelis taklim, pertemuan RT/RW, tempat ibadah, hingga warung lokal untuk menyosialisasikan program sekaligus membantu proses pendaftaran.
Petugas menerapkan sistem jemput bola bagi warga yang memiliki keterbatasan akses. Agen mendatangi rumah warga lanjut usia dan penyandang disabilitas. Petugas juga menyasar warga yang tinggal jauh dari kantor kelurahan.
“Agen Perlinsos mendatangi langsung ke rumah warga lansia, disabilitas, serta mereka yang mungkin tidak mendapatkan akses informasi tentang Perlinsos karena berjarak jauh dengan kantor lurah dan wilayah pemukiman,” ujarnya.
Afridon menyebutkan, petugas masih menghadapi sejumlah kendala. Banyak warga belum memiliki ponsel pintar berbasis Android untuk melakukan pendaftaran secara mandiri. Kondisi geografis juga menjadi tantangan karena sejumlah permukiman berada jauh dari pusat pelayanan pemerintah.
“Di lapangan kendalanya warga banyak tidak memiliki hp Android dan jarak rumah jauh. Untuk itu kami instruksikan lurah dan Agen Digitalisasi Bansos proaktif, serta memanfaatkan momen pertemuan warga formal maupun non-formal untuk mendaftarkan secara langsung,” katanya.
Kecamatan Bungus Teluk Kabung terus memperkuat sosialisasi melalui media sosial. Informasi diteruskan ke setiap kelurahan. Lurah dan Agen Digitalisasi Bansos diminta aktif mendata warga. Petugas juga memanfaatkan berbagai kegiatan formal dan nonformal untuk membuka layanan pendaftaran langsung. (Bdr)







