Sumatera Barat

Sumbar Borong Dua Penghargaan Nasional, Insentif Fiskal Capai Rp3,5 Miliar

10
×

Sumbar Borong Dua Penghargaan Nasional, Insentif Fiskal Capai Rp3,5 Miliar

Sebarkan artikel ini
Sumbar meraih dua penghargaan Pemda Berprestasi 2026 dan mendapat insentif fiskal Rp3,5 miliar dari Kemendagri.

BATAM — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) meraih dua penghargaan nasional dalam ajang Penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch 2 Regional Sumatera. Capaian tersebut membawa insentif fiskal dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebesar Rp3,5 miliar.

Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian kepada Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy di Batam, Rabu malam (12/8/2026). Sumbar menjadi satu-satunya provinsi di Regional Sumatera yang meraih penghargaan pada dua kategori sekaligus.

Sumbar meraih terbaik pertama kategori ASRI atau Pengelolaan Sampah dan Lingkungan. Capaian tersebut mendapat insentif fiskal Rp2 miliar. Sumbar juga meraih terbaik kedua kategori Akses dan Layanan Pendidikan dengan insentif fiskal Rp1,5 miliar.

Wagub Sumbar Vasko Ruseimy mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah. Menurutnya, capaian itu mencerminkan upaya pemerintah meningkatkan kualitas layanan dan menjalankan program pembangunan yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Baca Juga:  Sekdaprov Sumbar Ajak Masyarakat Manfaatkan Hak Pilih dalam Sosialisasi Pemilu 2024

“Ini apresiasi untuk kerja bersama. Tapi bagi kita, penghargaan bukan tujuan akhir. Yang paling penting adalah bagaimana kinerja pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat. Kalau hari ini kita mendapat penghargaan, ke depan standar kerja kita harus lebih tinggi lagi,” ujarnya.

Vasko menegaskan capaian tersebut menjadi motivasi bagi Pemprov Sumbar untuk memperkuat pengelolaan lingkungan. Pemprov Sumbar juga akan meningkatkan kualitas pendidikan serta memastikan program pemerintah berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Jangan sampai kita berhenti karena sudah mendapat penghargaan. Justru ini menjadi cambuk untuk bekerja lebih keras, lebih cepat, dan lebih tepat sasaran. Kita ingin masyarakat yang merasakan hasilnya,” tegasnya.

Pemprov Sumbar akan mengoptimalkan capaian tersebut untuk memperkuat program yang telah berjalan. Pemerintah daerah juga berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga:  Pemprov Sumbar Gandeng 7 PTS dan TMII Perkuat SDM dan Inovasi Daerah

“Kita syukuri penghargaan ini, kita jadikan motivasi, dan kita pastikan manfaatnya kembali kepada masyarakat Sumatera Barat,” ujarnya.

Mendagri Tito Karnavian mengapresiasi pemerintah daerah yang meraih penghargaan. Ia berharap penghargaan tersebut mendorong daerah lain meningkatkan kinerja serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni, menjelaskan penilaian mencakup empat kategori. Kategori tersebut meliputi ASRI atau pengelolaan sampah dan lingkungan, akses dan kualitas layanan kesehatan, akses dan layanan pendidikan, serta implementasi dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah yang digagas pemerintah pusat.

Agus mengatakan penilaian menggunakan data BPS, kementerian/lembaga terkait, dan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Tim penilai juga melakukan peninjauan lapangan, paparan, dan wawancara. Indikator penilaian mencakup capaian program, inovasi, dukungan APBD, kualitas layanan dasar, serta sinergi pemerintah daerah dengan berbagai pihak. (Bdr)