PADANG — Pengurus Masjid Ar-Raudhah, Kampung Lapai Nanggalo, Jln Gajah Mada Belakang SPBU Gunung Pangilun selalu memperkuat komitmen dan kepedulian sosial melalui pelaksanaan penyembelihan hewan kurban Iduladha 1447 H yang digelar di area Tanah kosong didepan masjid tersebut, Kamis (28/5/2026).
Sebanyak 12 ekor sapi disembelih dalam kegiatan tersebut. Jumlah tersebut sama dengan tahun 2025 lalu namun setiap tahun pelestarian semangat kepedulian dan solidaritas sosial di lingkungan masjid terus dilaksanakan karena diberangi dengan menikmati makan siang bersama, yang difasilitasi ibuk-ibuk anggota BKMT (Badan Kontak Majelis Taklim) masjid tersebut.
Ketua Masjid Ar-Raudhah, Drs Firdaus Ilyas, MM mengatakan bahwa antusiasme warga Kampung Lapai Nanggalo dalam berkurban terus digelorakan. Menurutnya, Iduladha bukan sekadar momentum ibadah, tetapi juga ruang memperkuat hubungan sosial antara pengurus dan masyarakat sekitar.
“Alhamdulillah, tahun jumlah sapi tetap sama dengan tahun lalu. peningkatan jumlah sapi. Ini menunjukkan semangat berbagi dan seperti biasa semangat kebersamaan di Masjid Ar Raudhah, setelah Shalat Zuhur, Peserta Qurban, Pekerja dan Masyarakat Sekitar menikmati makan Siang, disediakan ibuk-ibuk anggota Majelis Taklim,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Perayaan Idul Adha Masjid Ar-Raudhah H. Oslan, MN menegaskan, seluruh proses penyembelihan hingga distribusi daging kurban dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan pengurus dan pekerja hingga masyarakat sekitar, Keterlibatan bersama tersebut menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan penuh makna.
“Semoga kurban di Masjid Ar-Raudhah tidak hanya dirasakan melalui pembagian dagingnya, tetapi juga menghadirkan kebersamaan dan kebahagiaan bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.
Sedangkan Firdaus Ilyas, tokoh masyarakat Kota Padang, menilai pelaksanaan kurban menjadi bagian penting dalam membangun karakter sosial dan spiritual masyarakat sekitar Menurutnya, budaya berbagi perlu terus ditanamkan agar masjid tidak hanya menjadi untuk menunaikan shalat berjamaah saja, tetapi masjid berfungsi sebagai pusat kegiatan masyarakat yang meliputi bidang pendidikan, sosial, ekonomi, hingga dakwah, sebagaimana dicontohkan sejak masa Rasulullah.
Daging kurban kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar masjid dan berbagai pihak yang membutuhkan. Melalui kegiatan tersebut, Pengurus Masjid Ar-Raudhah berharap nilai keikhlasan, solidaritas, dan semangat berbagi terus tumbuh, tidak hanya di lingkungan Kampuang Lapai, tetapi juga di tengah kehidupan masyarakat luas. (drd).







