PADANG — Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2027 tingkat Kecamatan Kuranji di Gedung Serbaguna Serumpun Kelurahan Kuranji, Kamis (5/2/2026).
Maigus Nasir menegaskan Musrenbang menjadi forum strategis melahirkan gagasan pembangunan yang berorientasi pemerataan dan keberlanjutan serta menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.
“Musrenbang harus menghasilkan perencanaan tepat sasaran, inovatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Maigus Nasir.
Ia menekankan penyusunan RKPD 2027 wajib selaras dengan visi dan misi Pemerintah Kota Padang serta sembilan Program Unggulan di bawah kepemimpinan Wali Kota Padang Fadly Amran.
“Perencanaan pembangunan mesti berkesinambungan, berpijak pada capaian tahun sebelumnya dan target tahun berjalan sebagai arah pembangunan lima tahun ke depan,” tegas Maigus Nasir.
Kepala Bappeda Kota Padang Yenni Yuliza menyampaikan Musrenbang menjadi tahapan penting penyusunan dokumen perencanaan pembangunan dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kota.
Camat Kuranji Rido Satria menyebut sembilan kelurahan di Kecamatan Kuranji masih membutuhkan pembangunan yang difokuskan pada sektor kebersihan, jalan, drainase, ketertiban, dan kesehatan sesuai Program Unggulan Pemko Padang.
Ia juga menyampaikan penanganan pascabencana melalui normalisasi sungai telah diusulkan dan mendapat dukungan anggaran dari pemerintah pusat.
“Normalisasi Sungai Kuranji, Batang Kuranji, dan Batang Guo yang menjadi kewenangan BWS Sumatera V telah mendapat konfirmasi anggaran pusat sekitar Rp30 miliar,” ungkap Rido Satria.
Ketua DPC Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Irwan Basir Datuk Rajo Alam menekankan pentingnya penetapan skala prioritas pembangunan berbasis potensi setiap kelurahan.
“Setiap kelurahan memiliki kebutuhan berbeda. Melalui Musrenbang ini, skala prioritas harus disusun agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat Kuranji,” harap Irwan Basir Datuk Rajo Alam. (Bdr)







