Sumatera Barat

Meski Terdampak Bencana, Sumbar tetap Kirim 2,5 Ton Rendang untuk Korban Bencana Aceh dan Sumut

188
×

Meski Terdampak Bencana, Sumbar tetap Kirim 2,5 Ton Rendang untuk Korban Bencana Aceh dan Sumut

Sebarkan artikel ini
Pemprov Sumbar mengirim 2,5 ton rendang untuk korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.Ist

PADANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tetap menunjukkan solidaritas kemanusiaan meski wilayahnya juga terdampak bencana. Pemprov Sumbar kembali mengirim bantuan rendang untuk masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah melepas keberangkatan truk pembawa bantuan rendang di Istana Gubernuran, Senin (22/12/2025). Total bantuan yang dikirim mencapai 2,5 ton rendang.

Bantuan tersebut terdiri dari 1 ton rendang untuk Aceh, 500 kilogram untuk Sumatera Utara, dan 1 ton untuk wilayah terdampak di Sumatera Barat.

“Hari ini kita memberangkatkan 2,5 ton rendang untuk masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Semoga bantuan ini bermanfaat dan pendistribusiannya berjalan lancar,” ujar Mahyeldi Ansharullah.

Baca Juga:  Gubernur Mahyeldi Harap KPK Terus Awasi Kinerja Pemprov dan Bupati/Wako di Sumbar

Pengiriman bantuan rendang merupakan inisiatif Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Barat yang digalang melalui kolaborasi berbagai organisasi perempuan di daerah tersebut.

Ketua TP-PKK Sumatera Barat Harneli Mahyeldi menjelaskan seluruh proses produksi rendang dilakukan di Istana Gubernuran secara gotong royong. Proses memasak melibatkan TP-PKK, BKOW, dan Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumbar sejak 15 Desember 2025.

“Meski Sumatera Barat juga terdampak bencana, semangat berbagi tetap tumbuh. Rendang ini kami masak dengan penuh keikhlasan untuk membantu saudara-saudara di Sumbar, Aceh, dan Sumatera Utara,” ujar Harneli Mahyeldi.

Selain rendang, rombongan juga mengirim bantuan tambahan berupa pakaian anak dan perempuan, Al-Qur’an, perlengkapan ibadah, kasur, sandal, serta kebutuhan dasar lainnya.

Baca Juga:  Gubernur Mahyeldi Minta Pemkab Mentawai Tetapkan Skala Prioritas Percepatan Pembangunan

Harneli menegaskan aksi kemanusiaan ini mencerminkan nilai solidaritas dan kebersamaan masyarakat Sumatera Barat dalam membantu sesama di tengah situasi bencana. (Bdr)