PAINAN— Bupati Pesisir Selatan, Hendra Joni, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumbar yang akan digelar, 2–14 Oktober 2026.
Dukungan tersebut tidak hanya dalam bentuk kesiapan anggaran pemberangkatan atlet, tetapi juga kesiapan daerah menjadi tuan rumah bersama untuk sejumlah cabang olahraga.
Hal itu disampaikan Hendra Joni saat menerima jajaran KONI Sumbar dan panitia Porprov XVI dalam diskusi di kediamannya, Senin malam (27/4/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua KONI Sumbar Hamdanus, Ketua Steering Committee (SC) Prof. Syahrial Bakhtiar, Ketua Organizing Committee (OC) Dr. Septri, Sekretaris OC Dr. Risky Syahputra, Waketum KONI Sumbar Taufiqur Rahman, Kabid Humas Hendri Parjiga, serta Ketua KONI Pessel M. Adli.
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan mencair. Hendra Joni beberapa kali melontarkan joke-joke segar yang membuat diskusi terasa santai namun tetap produktif. Suasana ini menjadi kontras dengan anggapan sebagian pihak yang menilai kepala daerah berlatar belakang kepolisian cenderung kaku.
Hendra Joni menegaskan, Porprov bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menyangkut martabat daerah. Karena itu, ia meminta seluruh pemangku kepentingan, khususnya KONI daerah, mempersiapkan atlet secara maksimal.
“Porprov ini adalah harga diri daerah. Kita tidak hanya bicara soal ikut serta, tapi bagaimana atlet kita bisa tampil maksimal dan mengharumkan nama Pesisir Selatan. Persiapan harus matang, terukur, dan serius,” tegas Hendra Joni.
Terkait kesiapan sebagai tuan rumah bersama, ia menyebut Pesisir Selatan siap mengambil peran strategis.
Menurutnya, menjadi tuan rumah tidak hanya berdampak pada prestasi olahraga, tetapi juga memberikan keuntungan ekonomi dan promosi daerah.
“Menjadi tuan rumah memberikan keuntungan ganda. Selain mendorong prestasi atlet, juga berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan, perputaran ekonomi masyarakat, hingga promosi daerah secara luas,” ujarnya.
Saat ini, Pesisir Selatan memiliki sekitar 40 hingga 45 cabang olahraga, dengan 15 di antaranya menjadi cabor andalan. Namun, karena keterbatasan anggaran, daerah akan memprioritaskan cabang olahraga yang berpotensi besar meraih medali.
Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dalam mendukung pelaksanaan Porprov. Ia menegaskan, panitia saat ini terus mengkebut berbagai persiapan demi memastikan ajang berjalan sukses.
“Kami mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan. Saat ini panitia terus mengkebut seluruh persiapan, baik dari sisi teknis pertandingan, kesiapan venue, hingga koordinasi antar daerah, agar pelaksanaan Porprov XVI Sumbar berjalan lancar dan sukses,” kata Hamdanus.
Sementara itu, Ketua SC Porprov XVI Sumbar, Prof. Syahrial Bakhtiar, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, KONI, dan panitia dalam memastikan pelaksanaan Porprov berjalan lancar.
“Porprov ini membutuhkan kerja bersama. Sinergi antar semua pihak sangat menentukan, baik dalam aspek teknis penyelenggaraan maupun dalam pencapaian prestasi atlet,” ujarnya.
Secara historis, prestasi terbaik Pesisir Selatan diraih pada Porprov XIV tahun 2016 di Padang dengan menempati peringkat enam besar, meraih 46 medali emas, 38 perak, dan 68 perunggu. Namun, pada Porprov XV tahun 2018 di Padang Pariaman, peringkat Pessel melorot ke posisi 14, yang dipengaruhi oleh kurang optimalnya persiapan, termasuk keterlambatan dukungan anggaran. (*/drd)







