Sumatera Barat

Gubernur Sumbar dan ITB HAS Bukittinggi Teken MoU Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pembangunan

269
×

Gubernur Sumbar dan ITB HAS Bukittinggi Teken MoU Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Pemprov Sumbar dan ITB HAS Bukittinggi tanda tangani MoU wujudkan sinergi pendidikan dan pembangunan daerah.

PADANG – Gubernur Sumatera Barat menghadiri penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Institut Teknologi dan Bisnis Haji Agus Salim (ITB HAS) Bukittinggi. Acara berlangsung di Gedung Tri Arga Bukittinggi, Sabtu (4/10/2025).

Penandatanganan MoU ini menjadi langkah strategis dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan percepatan pembangunan daerah. Kegiatan juga dirangkai dengan kuliah umum yang diikuti civitas akademika dan mahasiswa ITB HAS Bukittinggi.

Hadir dalam kesempatan itu Rektor ITB HAS Bukittinggi Yulihasri, para kepala dinas di lingkungan Pemprov Sumbar, dekan, ketua program studi, serta seluruh mahasiswa kampus tersebut.

Gubernur Sumbar Mahyeldi menyampaikan rasa syukur atas komitmen ITB HAS Bukittinggi yang bersinergi dengan pemerintah daerah untuk membangun pendidikan berkualitas di Sumatera Barat. “Pertemuan ini merupakan bentuk komitmen kita bersama dalam membangun daerah melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Mahyeldi.

Baca Juga:  Simbolis, Gubernur Mahyeldi Terima Rp1,5 Bantuan PERADI, Dukung Perbaikan Sekolah dan Jembatan

Ia menegaskan, kerja sama antara pemerintah dan perguruan tinggi memiliki dasar hukum yang kuat sesuai Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. “Kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi adalah amanah konstitusi yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ucap Mahyeldi.

Menurutnya, pendidikan merupakan pondasi utama pembangunan bangsa. Ia menyebut, pengetahuan sebagai bahan bangunan dan kerja sama sebagai pengikat yang memperkuat keduanya. Ruang lingkup MoU mencakup pendidikan, penelitian, pelatihan SDM, pemanfaatan inovasi, hingga pengembangan pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM.

Dalam kuliah umumnya, Mahyeldi menjelaskan visi Indonesia Emas 2045 yang menargetkan Indonesia menjadi negara maju, berdaulat, dan makmur saat berusia satu abad. Ia menyebut, salah satu misi Pemprov Sumbar adalah pemerataan pendidikan dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Baca Juga:  Gubernur Mahyeldi Resmikan Gedung Baru BSI Cabang Bukittinggi

“Indeks Pembangunan Manusia Sumatera Barat saat ini mencapai 76,43, meningkat 1,04 persen dari tahun sebelumnya,” ungkap Mahyeldi. Ia mengajak generasi muda berperan aktif mewujudkan cita-cita Indonesia Emas.

Mahyeldi menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan. “Generasi muda tidak hanya disiapkan menjadi tenaga kerja, tetapi juga penggerak perubahan yang memiliki tanggung jawab moral dan intelektual dalam membentuk masa depan bangsa,” tegas Mahyeldi.

Kuliah umum berlangsung interaktif. Mahasiswa antusias mengajukan pertanyaan, dan Gubernur Mahyeldi menjawab dengan semangat. Ia berharap semangat tersebut menumbuhkan motivasi mahasiswa untuk berperan aktif dalam pembangunan bangsa.

“Saya berharap kegiatan ini mampu mendorong mahasiswa mengambil peran aktif dalam membangun bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” tutur Mahyeldi.(Bdr)