Kota Padang

Pemko Padang dan UNES Kembangkan Pengelolaan Sampah Berbasis IoT

359
×

Pemko Padang dan UNES Kembangkan Pengelolaan Sampah Berbasis IoT

Sebarkan artikel ini
Padang gandeng UNES kembangkan sistem pengelolaan sampah berbasis IoT wujudkan konsep Smart City.

PADANG – Pemko Padang menjajaki kerja sama dengan Universitas Eka Sakti (UNES) untuk membangun sistem pengelolaan sampah berbasis Internet of Things (IoT). Kolaborasi ini bertujuan memperkuat konsep smart waste management di Kota Padang.

Wali Kota Padang Fadly Amran menerima kunjungan perwakilan UNES di kediaman resminya, Kamis (3/7/2025). Ia menegaskan pentingnya pendekatan cerdas dan sistematis dalam pengendalian sampah.

“Saat ini kami fokus mengendalikan sampah secara terpadu. Volume sampah Kota Padang mencapai 750 ton per hari. Ini angka besar dan perlu solusi inovatif,” ujar Fadly Amran.

Ia menyampaikan Pemko telah menjalankan berbagai upaya pengurangan sampah. Program Bank Sampah, budidaya maggot, dan keterlibatan ASN menjadi nasabah Bank Sampah termasuk di antaranya.

Baca Juga:  Maigus Nasir Tekankan Pendidikan dan Otonomi Daerah

“Namun, semua ini belum optimal. Kami butuh cara yang lebih modern dan cerdas. Masyarakat juga perlu edukasi agar bisa memilah sampah sebelum diserahkan ke LPS. Ini inti dari konsep smart waste management yang kami dorong,” jelas Fadly Amran.

Ia menambahkan edukasi langsung ke masyarakat sangat penting. Ke depan, Pemko akan menggencarkan lomba pemilahan sampah dari tingkat kecamatan hingga RT/RW.

“Kami juga berencana membangun TPS 3R, RDF, dan menambah armada bentor untuk mendukung distribusi sampah dari permukiman ke TPS,” sebut Fadly Amran.

Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNES menjelaskan sistem pengelolaan sampah berbasis IoT mencakup proses digital dari hulu ke hilir.

Baca Juga:  Pemko Padang Revitalisasi Kawasan Wisata Batu Malin Kundang

“Dengan sistem ini, kami memantau aktivitas masyarakat sejak memilah sampah, penjemputan, pengiriman ke bank sampah, hingga pencatatan otomatis. Semua terintegrasi dalam satu aplikasi digital,” terangnya.

Aplikasi ini juga mendukung edukasi masyarakat. Data volume sampah, jumlah nasabah bank sampah, hingga efektivitas pemilahan termonitor secara real time.

“Kami ingin mengintegrasikan seluruh proses mulai dari rumah tangga, bank sampah, LPS, TPS hingga TPA. Ini bentuk kontribusi UNES mendukung Smart City di Kota Padang,” pungkasnya. (Bdr)