Peristiwa

Longsor dan Pohon Tumbang Melanda Bukit Gado-Gado, Camat Kerahkan Warga Gotong-Royong

589
×

Longsor dan Pohon Tumbang Melanda Bukit Gado-Gado, Camat Kerahkan Warga Gotong-Royong

Sebarkan artikel ini
Petugas bhabinkantibmas Padang Selatan membantu melakukan membersihkan material bekas longsor pasca hujan lebat melanda Kota Padang. Ist

PADANG – Longsor dan pohon tumbang melanda Kelurahan Bukit Gado-Gado, Kecamatan Padang Selatan Jumat (28/3/2025). Akibatnya satu unit rumah warta ditimpa pohon, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Guna menanggulangi dampa tersebut, Camat Padang Selatan, Anhal Mulya Perkasa beserta jajarannya dan BPBD Dan Dinas PUPR Kota Padang kerahkan warga dan petugs untuk gotong royong.

Bencana lainnya yang diakibatkan pohon tumbang juga menimpa 1 (satu) unit rumah Warga di Jl. Jembatan Buai RT 03 RW 01 Kelurahan Mata Air juga penanggulangannya dilakukan pada hari yang sama.

‘Sejak Kamis malam hingga Jum’at pekan ini, hujan deras disertai angin kencang tak henti – hentinya mengguyur Kota Padang termasuk di Wilayah Kecamatan Padang Selatan, yang menyebabkan Longsor atau tanah terban dialami warga,” kata Anhar, Jumat (28/3/2025).

Baca Juga:  Korban Meninggal Gempa Myanmar Sudah Lebih dari 1.000 Orang

Menindaklanjuti kejadian tersebut, pihaknya bersama-sama dengan Bhabinkamtibmas, KSB Kecamatan, RT/ RW dan Masyarakat turun langsung melakukan penanggulangan. Kegiatan itujuga sudah berkoordinasi dengan BPBD Dan Dinas PUPR Kota Padang.

“Mewakili Wako Padang, saya selaku Camat Padang Selatan menyampaikan secara langsung rasa prihatin dan empati atas musibah yang menimpa warga. Untuk penanganan tindak lanjut, kami berkoordinasi dengan Tim BPBD Kota Padang, Dinas PUPR, Jajaran Trantibum,” ujarnya.

Untuk itu, dia mengucapkan terima kasih banyak atas dukungan semua pihak yang terlibat dalam bergotong-royong bersama dalam membantu penanganan bencana yang terjadi di Bukit Gado-gado,

Turut berempati dalam peristiwa tersebut unsur Forkopimcam Padang Selatan, Lurah Bukit Gado-gado dan Lurah Mata Air, KSB Kecamatan dan Kelurahan, RT/ RW dan seluruh elemen Masyarakat. (Agusmardi)

Baca Juga:  RSAM Bukittinggi Butuhkan 500 Kantong Darah Tiap Bulannya