PADANG-Ketua KONI Padang Yusra Syarif mensinyalir ada apa dengan olahraga Sumbar saat ini . Hal itu menyusul pertemuan Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten dan kota serta ketua KONI kabupaten dan kota dalam membahas soal penyelenggaraan Porprov Sumbar 2023 di gubernuran, Rabu (6/9/2023).
“Dalam pertemuan tersebut diduga Sekda kabupaten dan kota disinyalir sengaja dibentur-benturkan dengan Ketua KONI – nya masing masing. Adat apa ini,” ujar Ketua Yusra Syarif, Kamis (7/9/2023).
Dikatakan Yusra, dalam rencana pertemuan tersebut Pemprov Sumbar yang diwakili Sekdaprov Sumbar Hamsastri bakal mmeimpin rapat. Namun, setelah ditunggu beberapa jam, Sekdaprov tidak hadir hadir. Akhirnya, rapat tersebut dipimpin Tasliatul Fuadi Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Sumbar. Sehingga, audiensi Sekdakab dan Sekdako serta ketua KONI kabupaten dan kota tersebut tidak ada menemukan titik temu soal penyelenggaraan Porprov Sumbar 2023.
Yusra mengindikasikan, gubenur dalam hal ini tidak punya nawaitu (niat – red) untuk menyelenggarakan Porprov 2023 ini. Selain itu Pemprov terkesan membentur benturkan Sekdakab dan Sekdako dengan Ketua KONI kabupaten dan kota. Kemudian, dalam kesempatan audiensi tersebut keberadaan Sekdaprov Sumbar, katanya telah di perjalanan di Batang Anai Kabupaten Padangpariaman, namun hingga rapat usai yang dipimpin Tasliatul Fuaddi, ternyata Sekdaprov tak datang – datang. Otomatis, kondisi seperti itu membuat penafsiran yang negatif terhadap gubernur sebagai kepala daerah soal penyelenggaraan Porprov.
Jika pelaksanaan Porprov 2023 tak jadi diselenggarakan, sehingga otomatis akan membuat kecewa insan olahraga Sumbar. Tentu, upaya pembinaan atlet di kabupaten dan kota tidak berjalan. Karena, ajang Porprov itu selain melakukan pembinaan, juga melakukan memotivasi atlet dan wadah mengukur kemampuan atlet setelah melakukan latihan selama ini.
(drd)







