Pendidikan

Peringatan Isra Miraj di Masjid Jabal Rahmah, M Fikar: Jangan Sia siakan Sholat, Karena Keselamatan Dunia dan Akhirat

555
×

Peringatan Isra Miraj di Masjid Jabal Rahmah, M Fikar: Jangan Sia siakan Sholat, Karena Keselamatan Dunia dan Akhirat

Sebarkan artikel ini

PADANG-Ketua BMPN Pauh IX Kuranji Kota Padang yang juga Ustadz M Fikar Dt Rj Magek SAg MM MPd bertindak sebagai penceramah di Masjid Jabal Rahmah Kapuk Kalumbuk Kecamatan Kuranji Kota Padang, yang menekankan pentingnya sholat bagi seorang umat muslim.

“Sholat tidak bisa ditawar tawar bagi umat Muslik, karena yang tidak melaksanakan sholat bisa dikatakan kafir. Selain itu sholat tersebut yang pertama ditanya di alam kubur,” ungkap M Fikar Dt Rj Magek di hadapan jamaah peringatan Isra Miraj,Minggu (26/2/2023).

Dikatakan Fikar, jangan pernah melalai lalaikan sholat. Tentu sholat diharapkan dengan khusyuk sekaligus memahami bacaan yang dibaca. Ketika mendirikan sholat hendaknya mengabaikan semuanya yang bersifat duniawi, seperti pekerjaan dan anak anak. Karean sholat tersebut bisa mengantisipasi perbuatan keji dan mungkar.

Kemudian, janganlah menyia nyiakan sholat. Karena sholat tersebut merupakan tiang agama. Dan jika memperbaiki rezeki, maka perbaikilah sholat anda. Yakni dengan tidak melalai lalaikan sholat akan memperbaiki rezeki anda dan dimintak melaksanakan sholat di awal waktu sholat. Bahkan, sholat adalah kunci pembuka surga.

Baca Juga:  Presiden ALSA Adhiqhy Putera Imansyah Sebut Sarjana Hukum Bakal Alami Era Disrupsi

Apalagi sholat berpengaruh positif terhadap amal-amal seseorang di luar shalat. Jika sholatya buruk, maka seluruh amal lainnya juga buruk. Artinya jika seseorang selalu berperilaku buruk dalam kehidupan sehari-harinya bisa jadi karena shalatnya memang buruk.

Atau ia sudah menjalankan sholat tapi cara melaksanakannya tidak sesuai dengan syarat dan rukunnya serta adab shalat yang berlaku sehingga shalatnya tidak berpengaruh positif terhadap perilakunya.

Adab-adab shalat antara lain adalah: tidak menunda-nunda, ikhlas, selalu ingat Allah dan penuh penghayatan atau khusyu’.

Selain itu, shalat yang dilakukan dengan menjalankan rukun-rukun dan sunnahnya akan menjadi kunci sukses dalam menjawab enam pertayanyaan di alam kubur, di antaranya siapa tuhanmu, apa agamamu, siapa nabimu, apa kitab sucimu, di mana kiblatmu dan siapa saudara-saudaramu. Mengapa demikian? Sebab keenam pertanyaan itu jawabannya terdapat dalam pelaksanaan shalat

Baca Juga:  Unand Kukuhkan 3 Tiga Guru Besar, Ini Kajiannya

Mencintai fakir-miskin (termasuk anak-anak yatim) merupakan akhlak terpuji. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan hal ini secara nyata.

Jadi memang untuk dapat masuk surga seseorang tidak cukup hanya memiliki kesalihan personal dengan melaksanakan ibadah-ibadah personal seperti shalat, puasa dan haji, tetapi ia juga harus memiliki kesalihan sosial seperti mengeluarkan zakat dan sedekah kepada fakir-miskin.

Ia juga harus memilik akhlak yang baik terhadap mereka sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW sebagaimana disebutkan di atas.

Dari paparan di atas dapat disimpulkan bahwa terdapat tiga kunci utama untuk dapat membuka pintu surga dan masuk ke dalamnya.

Pertama dalam ranah aqidah yakni bertauhid dengan bersaksi Tiada Tuhan selain Allah. Kedua adalah dalam ranah syariat yakni menegakkan shalat. Ketiga adalah dalam ranah akhlak yakni kesalehan sosial dengan mencintai fakir-miskin. Dalam istilah lain secara berturut. (drd)