Olahraga

Kepengurusan Yusra, Segera Gelar Bersih bersih KONI Padang dari Dinasti “Abien”

135
×

Kepengurusan Yusra, Segera Gelar Bersih bersih KONI Padang dari Dinasti “Abien”

Sebarkan artikel ini

PADANG – Ketua KONI Padang terpilih Yusra Syarif Dt Rj Intan segera berbenah membersihkan kabinetnya dari dinasti “Abien” Cs, karena tidak mau bermasalah di kemudian hari. Pasalnya, konco – konco “Abien” Cs tengah dalam penanganan Kejari Padang, menyangkut dana hibah tahun 2020.

“Saya segera akan merevisi susunan kepengurusan KONI Padang dari personel yang telah duduk pengurus KONI Sumbar. Termasuk masalah laporan keuangan saat ini bermasalah hukum. Jadi saya akan cuci gudang dan memulai dari kilometer, dengan tidak melibatkan orang- orang “Abien,” ujar Yusra Dt Rj Intan kepada , Sabtu (14/10/21).

Kemudian, termasuk membersihkan kepengurusan KONI Padang yang melibatkan pengurus yang masih berstatus aparatur sipil negara (ANS. Karena melibatkan pengurus dari ANS itu mengangkangi Pergub No. 58/2016, yang merupakan turunan dari SE Mendagri. No.X/800/33/57 tanggal 14 Maret 2016. Tentu dalam hal ini, kepengurusan KONI sekarang tidak bersentuhan dengan aspek hukum.

BACA JUGA  Penyelesaian Kisruh Musyorkab KONI Solok Sudah Mulai Mendekati Titik Temu

Sedangkan, sebelumnya Yusra selaku ketua terpilih KONI Padang, telah menyusun kabinetnya sebagian besar melibatkan pengurus aktif di KONI Sumbar. Juga termasuk pengurus yang masih bestatus ANS, juga bakal dilakukan revisi.

Setelah melakukan diskusi dengan praktisi olahraga Padang Mastilizal Aye, tentang personel yang membantunya dia menerima masukan tersebut.

“Saya minta Yusra segera merevisi pengurus KONI Padang, karena ada sebagian besar mereka yang juga pengurus KONI Sumbar. Ini jelas melanggar AD/ART buat organisasi dengan jabatan rangkap. Seakan-akan tak ada lagi orang dan tokoh-tokoh olahraga di Padang yang mampu selain mereka, “ ujar Mastilizal Aye, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Padang.

Aye yang juga Ketua Askot PSSI Kota Padang mengingatkan Yusra agar hati-hati dalam menggunakan anggaran dana hibah APBD. Kasus hukum KONI Padang sekarang yang ditangani Kajari disebabkan adanya dugaan penyalahgunaan anggaran.

BACA JUGA  Cawagub Buka Turnamen Sepaktakraw Porgerus Cup, Indra Catri: Tingkatkan Imun Tubuh di Tengah Pandemi Covid-19

“Saya juga dipanggil oleh penyidik Kajari Padang diminta keterangan. Semua dibuka habis, siapa yang mengambil dana PSP. Sementara PSP itu klub di bawah naungan Cabor Askot PSSI Padang, kok mereka main Bypass saja selama ini. Jangan kita mentang-mentang dekat dengan Walikota lalu seenaknya saja berbuat. Jadi saya minta Yusra jangan contoh perbuatan yang negatif tersebut, “ sebutnya.

Comment