PADANG – Kunjungan konsumen yang ingin berbelanja ke Pasar Perumnas Belimbing hanya mencapai sekitar 60 persen. Menurunya, pengunjung pasar ini karena dampak dari pandemi Covid-19, masih meluas.
Meskipun, di tengah pandemi Covid-19, namun Pasar Belimbing tidak termasuk menjadi salah satu klaster Covid-19. Sebab, hingga sekarang belum ada ditemukan positif Covid-19. Baik, pedagang maupun pengunjung pasar Belimbing sendiri.
“Hingga sekarang Pasar Belimbing tidak termasuk dalam salah satu klaster penularan Covid-19 di Kota Padang,” ujar Plt UPTD Pasar Belimbing Firman Ampibi didampingi salah seorang staf-nya Basyaruddin, Senin (26/10 /2020).
Dikatakan Firman, sekarang Pasar Belimbing sudah mulai tacelak, karena sudah dilakukan pembenahan sarana dan prasarana Pasar Belimbing tahun 2019 lalu. Pembenahan yang dilaksanakan Pemko Padang melalui dinas terkait yakni, Dinas Pasar meliputi petak batu 149 petak dan 111 unit kios.
Namun, pascapembenahan sarana pasar tersebut pengunjung masih mengeluhkan kondisi sarana jalan di depan Toko Delima, jika turun hujan masih digenangi banjir. Bahkan, jika curah hujan cukup tinggi sehingga ruas jalan yang berada persis di depan pasar sulit ditempuh kendaraan roda dua apalagi pejalan kaki.
Dikatakan, menyikapi keluhan pengunjung tersebut UPTD Pasar Belimbing bakal menginformasikan aspirasi dari pengunjung tersebut. Sebab, pemerintah saat tengah gencar gencar melakukan pembenahan terhadap pasar tradisional, agar bersih, nyaman dan aman. Sehingga, memicu minat pengunjung untuk berbelanja. (rjk)







