Umum

Di Era New Normal, Pemprov Segera Tetapkan Langkah-langkah Perekonomian Daerah 

223
×

Di Era New Normal, Pemprov Segera Tetapkan Langkah-langkah Perekonomian Daerah 

Sebarkan artikel ini

PADANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) segera menetapkan langkah-langkah terhadap pelaksanaan “new normal” yang khususnya kembali membangkitkan kegiatan perekonomi daerah.

Sementara di bidang kesehatan sudah kita tracking, dan rumah sakit Covid-19 untuk sekarang sudah berjalan baik dan hampir tidak ada masalah.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit dalam video confren Halal bi Halal bersama Sandiaga Uno peliang dalam rangka untuk Menyambut “New Normal Minang Tourism” Pariwisata Minang dan Sektor UMKM, di ruang kerja Wagub Sumbar, Selasa (26/5/2020).

Wagub Sumbar sampaikan, memasuki ke era New Normal sementara sektor UMKM selama ini yang dipermasalahkan adalah sektor pertanian, tanaman pangan, yang cepat kembalinya seperti sektor pertanian, pertambangan dan pariwisata, tiga hal ini barang kali nantik kebijakan kami, akan masuk keperbaikan sektor ekonomi yang akan kita dorong.

BACA JUGA  Gelar Pasukan Operasi Lilin Singgalang 2020, Dody: Penerapan Prokes Utamakan

“Kita perlu mensuport dalam permodalan UMKM yang sudah terdata terbukti berdagang dan usaha, tentu kita perlu pendataan yang jelas jenis usaha yang sudah berbadan hukum. Dan di era New Normal langkah yang kita ambil adalah Wisata Halal tentu kedepannya nanti semua wisata kita sesuaikan dengan 19 Kabupaten dan kota terkait dengan wisata halal tersebut,” katanya.

Wakil Gubernur mengatakan, wisata halal dengan New Normal akan ada perbaikan juga salah satu contoh biasanya kita makan di Restauran Padang ada kobokan, nah di era new normal tidak berlaku lagi kobokan. Di era ini harus menyesuaikan protokol kesehatan covid begitu masuk restauran kita harus cuci tangan, ada musholanya kemudian wc, artinya didalam wisata halal yang pertama secara kesehatan dan halal sesuai patwa MUI, dan ini yang harus kita terapkan.

BACA JUGA  Wagub Sumbar Minta Lahan Kumuh Seluas 789,89 Ha Dituntaskan Menatanya 2019 

“ Untuk kedepan kita akan melakukan pembinaan seperti memproduksi pangan, produksi pertanian, tidak boleh terhenti kita punya 2,8 ton produksi, untuk Sumabar, dan konsumsi 1,1 ton, ini masih cukup banyak, dan sisanya akan membantu Riau dan Jambi. Produk-produk UMKM hasil tanaman pangan ini nantik yang kita dorong, kedepan tentu kita mengharapkan untuk pemasarannya dilakukan secara online, karena diera New Normal ini tidak ada lagi berhadapan dengan orang keorang harus menjaga social distancing dan physical distancing. Tentu generasi milineal atau generasi muda akan mengambil bagian ini untuk melakukan proses mulai dari bahan baku, produk jadi dan pemasaran dianjurkan kita masuk ke era teknologi,” ungkap Nasrul Abit.

BACA JUGA  Gelar Apel Hari Santri, PWNU Ziarah ke Makam Pendiri MTI Batang Kabung

Comment