Ekonomi

Wagub Sumbar Sebut Majukan Pessel, Masyarakat jangan Alergi dengan Investor

105
×

Wagub Sumbar Sebut Majukan Pessel, Masyarakat jangan Alergi dengan Investor

Sebarkan artikel ini

PADANG — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Sumatera Barat (DPMPTSP) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Kebijakan Pelayanan Perizinan yang telah banyak melakukan terobosan penting dalam memberikan kebijakan pelayanan perizinan untuk lebih efisien, mudah, murah dan terintegrasi sesuai dengan standar pelayanan.

Acara Sosialisasi ini dihadiri anggota DPRD Sumbar Zafri Deson dan 124 peserta yang terdiri dari Aparatur DPM PTSP, OPD teknis, Camat, Wali Nagari, Tokoh masyarakat serta Pelaku Usaha se Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) di Premier Basko Hotel Padang, Senin (9/3/2020).

Menurut Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengatakan, melalui penerapan system perizinan terintegrasi Online Single Submission (OSS) melayani 247 jenis perizinan dan non perizinan dari 19 sektor dan aplikasi pelayanan perizinan secara elektronik diberi nama Sistem Informasi Perizinan Sakato (SIP Sakato).

BACA JUGA  Nelayan Carocok Tarusan Pesisir Selatan Dibantu Puluhan Mesin Tempel

“Aplikasi banyak memberikan kemudahan bagi masyarakat, mulai dari pendaftaran, tracking perizinan, laporan pengaduan dan fitur Geografic Information System (GIS), dimana kita bisa mengecek lokasi perizinan,” kata Wagub Sumbar.

Pelayanan PTSP terhadap perizinan telah disempurnakan menjadi lebih efisien, melayani dan modern. Sehingga masyarakat tidak selalu harus datang ke dinas PMPTSP untuk mengurus izin usahanya.

“Cukup dirumah saja, izin usaha sudah bisa diterbitkan, terutama usaha mikro,” ucap Nasrul Abit.

Selain itu, Nasrul Abit Datuak Malintang Panai yang juga putra Pesisir Selatan mengajak masyarakat tidak lagi alergi dengan investor atau menganggap orang dari luar datang untuk mengambil kekayaan yang terkandung di Pessel.

“Dulunya masyarakat Pessel terkenal dengan adat budaya yang sangat kuat, sehingga ada investor datang selalu di tolak. Kalau begitu kapan daerah kita akan maju. Padahal Pessel memiliki desinasi wisata yang eksotis,” ucap Wagub Nasrul Abit.

BACA JUGA  Sanggar Seni Rantak Sigumarang Unjuk Gigi di Panggung PKPEK 2020 Pauh IX

“Ayo kita bicara kesejahteraan dengan tidak melupakan budaya dan tradisi Pessel,” tuturnya.

Untuk itu, pada kesempatan tersebut, Nasrul Abit mengharapkan sosialisasi ini dimaksudkan untuk menyebarluaskan informasi mengenai percepatan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat.

Comment