Olahraga

Pasbar Batal Tuan Rumah Tunggal Porprov Sumbar 2020 Digelar ‘Keroyokan’

293
×

Pasbar Batal Tuan Rumah Tunggal Porprov Sumbar 2020 Digelar ‘Keroyokan’

Sebarkan artikel ini

PADANG – Setelah Pasaman Barat resmi mengundurkan diri jadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI. Pemprov Sumbar mengambil langkah menyebar sejumlah cabang olahraga (cabor) ke-9 kabupaten dan kota.

Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, mengatakan, sebelumnya Pasaman Barat sudah ditetapkan menjadi tuan rumah tunggal. Namun, jelang penghujung tahun 2019 ini, Pemkab Pesaman Barat menyatakan undur diri sebagai tuan rumah, karena ada alasan defisit anggaran daerah.

“Persoalan Pasaman Barat undur diri ini, mereka mengaku lagi ada persoalan anggaran. Selain menyedot dana untuk Pilkada, juga APBD Pasbar defisit. Saya tentunya tidak bisa memaksa, dan solusinya itu cabor yang dipertandingan itu kita sebar ke sejumlah daerah,” katanya.

BACA JUGA  Soal SKB 3 Menteri, Ansor Sumbar Menilai Masih Banyak yang Gagal Paham 

Sembilan daerah yang turut terlibat dalam pelaksanaan Porprov XVI itu, yakni Kabupaten Padang Pariaman, Agam, Sijunjung, Kota Pariaman, Padang Panjang, Payakumbuh, Bukittinggi, Padang, dan Sawahlunto. Artinya, di sembilan daerah itu nantinya akan mempersiapkan fasilitas pertandingan disetiap cabor.

Seperti halnya untuk Kabupaten Padang Pariaman, di daerah itu nantinya akan mempertandingkan cabor panjat tebing, panahan, serta cabor sepak bola dan futsal (satu cabor). Selanjutnya untuk Kabupaten Agam, cabor yang bakal diselenggarakan itu yakni pencak silat, dayung, dan aero sport (gantole dan paralayang).

Selanjutnya untuk Kota Bukittinggi, cabor yang dipertandingkannya itu ada catur, bridge, dan PABSI (binaraga, angkat besi, angkat berat), serta biliard. Lalu Kota Pariaman ada cabor tenis lapangan, sepatu roda, voli pasir, tarung derajat, dan soft tenis. Berlanjut di Kota Padang Panjang, ada cabor bulu tangkis, menembak, dan balap motor diselenggarakan di sana.

BACA JUGA  FORKI Sumbar jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate Awal Oktober 2022

Begitu juga untuk Kota Padang, cabor yang dipertandingkan itu yakni balap sepeda, atletik, karate, bola voli, kempo, dan senam. Sedangkan untuk Kota Payakumbuh ada cabor renang, takraw, basket, dan gulat yang bisa diikuti bagi para atlet. Lalu di Kota Sawahlunto akan menjadi daerah untuk cabor wushu, tinju, dan muay thai. Selain itu untuk Kabupaten Sijunjung ada cabor arum jeram, tenis meja, serta taekwondo.

Comment