Pendidikan

Jelang Pimnas 2019 di Udayana, PKM Karsa Cipta UNP Unjukkan Kemampuan Trosama

234
×

Jelang Pimnas 2019 di Udayana, PKM Karsa Cipta UNP Unjukkan Kemampuan Trosama

Sebarkan artikel ini

PADANG — Tiga orang mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP), Gheri Febri Ananda(Pendidikan Teknik Elektro/2016), Cici Wahyuni(Pendidikan IPA/2017), dan Ellsa Sania(Fisika/2016) dengan didampingi oleh dosen pendamping, Dr. H. Sukardi, M.T, menciptakan suatu alat yang dinamai Trosama (Troli sayang Mama) Berbasis Image Processing. Unjuk kemampuan Trosama ciptakan mereka berlangsung di Gedung Rektorat UNP Air Tawar Padang, Rabu (26/6/2019).

Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), khususnya PKM Karsa Cipta (PKM-KC) yang luarannya berupa alat/prototipe yang fungsional sebagai wujud persiapan UNP menghadapi iven nasional yang setiap tahunnya digelar Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristek RI) yang ditujukan untuk para mahasiswa. Salah satunya adalah Pekan Ilmiah Nasional (PIMNAS) tahun 2019 ini akan berlangsung di Bali, yang memperlombakan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) guna menghantarkan mahasiswa mencapai taraf pencerahan kreativitas dan inovasi berlandaskan penguasaan sains dan teknologi.

“Alhamdulillah untuk tahun 2019 ini,tim PKM-KC TROSAMA berhasil lolos tahap seleksi proposal dan didanai kemenristekdikti, dan kami berharap bisa tampil di ajang Pimnas, media Agustus mendatang yang akan berlangsung di Udayana, Bali demi membanggakan orang tua serta mengharumkan almamater tercinta, UNP, ” ujar Gheri Febri Ananda.

Dijelaskanya, Trosama merupakan suatu troli berbasis pengolahan citra/ image processing yang akan mengikuti pengguna secara otomatis. Troli ini nantinya akan mengikuti suatu pin/aksesoris khusus berwarna orange yang dipasang di bagian kaki pengguna. Troli ini terutama ditujukan bagi ibu-ibu yang membawa anaknya saat berbelanja agar fokus untuk membawa atau menggendong anaknya tanpa perlu mendorong/menarik troli.

BACA JUGA  UNP Bakal Buka D3 Kuliner Minang Tahun Depan

“Dilansir dari halaman hetanews.com, bahwa seorang bayi berusia 2 tahun terancam mengalami kerusakan otak akibat terjatuh dari troli belanja. Oleh karena itu, perlulah diciptakan alat Trosama ini guna meminimalisir kecelakaan yang sering terjadi pada bayi/anak yang diletakkan di dalam troli,” tuturnya didampingi dosen pendamping, Dr. H. Sukardi, M.T, serta turut menyaksikan Wakil Rektor 3, Prof Ardipal.

Comment