PADANG -Setelah delapan tahun Porprov Sumbar tidak pernah dihelat, akhirnya awal Oktober 2026 kembali dilaksanakan. Alek olahraga dua tahunan ini bakal ditandai dengan pembukaan, di Gubernuran Sumbar, Jumat malam (2/10/2026).
Selain dihadiri Forkopimda Sumba, rencananya pembukaan Porprov ini juga akan dihadiri Wakil Ketua KONl Pusat.
Dalam alek multi iven olahraga ini sedikitnya melibatkan sekitar 8794 atlet yang berasal dari kabupaten dan kota se Sumbar. Selain itu juga memperebutkan seribuan lebih medali. Kemudian, juga akan menghadirkan seribu lebih nomor pertandingan.
Ketum KONI Sumbar Hamdanus didampingi Ketua PB Porprov XVI Sumbar 2026 Editiawarman mengatakan, sejak ia mengontongi SK PB Porprov, 24 Agus 2026, Porprov tahun ini adalah iven olahraga yang cukup panjang persiapannya. Sebab, Porprov ini terakhir dilaksanakan tahun 2016 lalu. Data sebelumnya di Sumbar terdapat sekitar 1103 atlet yang tersebar di 19 kabupaten dan kota.
“Kemudian Solok tetap menjadi tuan rumah beberapa cabang olahraga (Cabor), setelah tanggap darurat 4 Oktober,” ujar Hamdanus.
Dikatakan, Cabor Futsal sedianya digelar Tanahdatar, lalu dipindahkan ke Limapuluh Kota, sebab lapangan futsal yang standar hanya ada tiga daerah yakni Kota Padang, Tanahdatar dan Limapuluh Kota.
Kemudian, Porprov tahun ini merupakan tuan rumah yang terbanyak sepanjang gelaran multi iven dua tahunan ini dilaksanakan. Karena Porprov Sumbar XVI dilaksanakan di 12 daerah.
Namun, Kota Padang menjadi daerah dengan jumlah cabor terbanyak. Sebanyak 20 cabor akan dipertandingkan di ibu kota Sumbar tersebut.
Cabor yang digelar di Padang yakni atletik, biliar, basket, bola tangan, e-sport, panahan, floorball, pordasi berkuda memanah, dayung, gulat, balap motor, petanque, tenis lapangan, muaythai, sambo, gymnastik, gateball, akuatik, bridge, dan tenis meja.
Sementara itu, Kabupaten Solok menjadi tuan rumah dua cabor, yakni karate dan kick boxing.
Kota Solok mendapat bagian untuk menggelar lima cabor, yakni aero sport, angkat berat, angkat besi, taekwondo, dan hapkido.
Kemudian, Kota Pariaman menjadi lokasi pertandingan soft tenis, sepatu roda, dan teqball. Kota Bukittinggi menjadi tuan rumah dance sport, pickleball dan wushu. Kota Sawahlunto dipercaya menggelar pertandingan kempo.
Di wilayah Kepulauan, Kabupaten Kepulauan Mentawai menjadi tuan rumah lima cabor, yakni selancar ombak, kabaddi, mixed martial art, judo dan cricket.
Selanjutnya, Kabupaten Padang Pariaman menjadi lokasi pertandingan sepakbola, tarung derajat, woodball, dan panjat tebing. Kabupaten Tanah Datar menjadi tuan rumah bola voli dan tinju.
Kemudian, Kabupaten Pasaman Barat akan menggelar arung jeram dan grasstrack. Kabupaten Lima Puluh Kota menjadi lokasi pertandingan pencak silat, menembak, dan futsal.
Selanjutnya, Kabupaten Pasaman Barat akan menggelar arung jeram dan grasstrack. Kabupaten Limapuluh Kota menjadi lokasi pertandingan pencak silat, menembak, dan futsal.
Sementara itu, Kabupaten Pesisir Selatan mendapat bagian sebagai tuan rumah dua cabor, yakni sepak takraw dan catur.
Dengan pembagian tersebut, pelaksanaan Porprov Sumbar 2026 tidak terpusat di satu daerah. Berbagai pertandingan akan berlangsung di 12 kabupaten dan kota yang ditetapkan sebagai tuan rumah bersama.
Penyebaran lokasi pertandingan ini membuat penyelenggaraan Porprov melibatkan sejumlah daerah di Sumbar, mulai dari kawasan pesisir hingga wilayah kepulauan.(drd)







