Sumatera Barat

Mahyeldi Apresiasi Gerakan Subuh Berjamaah dan Sumbar Bebas Narkoba

17
×

Mahyeldi Apresiasi Gerakan Subuh Berjamaah dan Sumbar Bebas Narkoba

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengapresiasi terselenggaranya Gerakan Subuh Berjamaah dan Sumbar Bebas Narkoba yang digagas secara kolaboratif oleh Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar, Polda Sumbar, Pemerintah Provinsi Sumbar, dan Pemerintah Kota Padang di Masjid Raya Syekh Khatib Al-Minangkabawi, Minggu (21/6/2026). Ist

PADANG — Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengapresiasi terselenggaranya Gerakan Subuh Berjamaah dan Sumbar Bebas Narkoba yang digagas secara kolaboratif oleh Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar, Polda Sumbar, Pemerintah Provinsi Sumbar, dan Pemerintah Kota Padang di Masjid Raya Syekh Khatib Al-Minangkabawi, Minggu (21/6/2026).

Menurut Mahyeldi, kolaborasi tersebut menjadi contoh nyata persatuan seluruh unsur masyarakat dalam menjaga nilai agama, adat, dan budaya yang selama ini menjadi fondasi kehidupan masyarakat Minangkabau.

“Alhamdulillah, kita melihat semangat kebersamaan yang sangat kuat dalam kegiatan ini. Pemerintah, aparat keamanan, ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, serta masyarakat hadir dengan tujuan yang sama, yakni menjaga masa depan generasi kita dan memperkuat ketahanan sosial di Sumatera Barat,” ujarnya.

Baca Juga:  Realisasi Pemprov Sumbar Rendah, Kas Kosong, Target Pendapatan tidak Tercapai

Mahyeldi menilai berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini memerlukan penanganan secara bersama. Karena itu, keterlibatan seluruh pemangku kepentingan menjadi modal penting dalam menjaga daerah tetap aman, harmonis, dan berkarakter.

Dia juga mengapresiasi peran LKAAM Sumbar yang terus konsisten mengawal nilai-nilai adat Minangkabau di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, sinergi antara lembaga adat, pemerintah, dan aparat penegak hukum menjadi kekuatan besar dalam menjaga jati diri masyarakat Sumbar.

“Kita memiliki falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Nilai-nilai itu harus terus kita hidupkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kebersamaan seluruh unsur masyarakat, Insyaallah berbagai tantangan yang dihadapi dapat kita atasi bersama,” katanya.

Usai pelaksanaan salat subuh berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan aksi damai dari kawasan Masjid Raya Syekh Khatib Al-Minangkabawi menuju Markas Kepolisian Daerah Sumbar. Aksi tersebut diikuti unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat.

Baca Juga:  Ketua DPRD Sumbar Ajak Masyarakat Hukum Adat Berpartisipasi Urai Masalah Sosial

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penandatanganan spanduk sebagai bentuk komitmen bersama untuk memperkuat ketahanan sosial masyarakat dan menjaga nilai-nilai yang menjadi identitas masyarakat Minangkabau.

Kegiatan itu turut dihadiri Kapolda Sumbar, Ketua LKAAM Sumbar, Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar Arry Yuswandi, Wali Kota Padang, Wakil Wali Kota Padang, serta sejumlah pimpinan instansi vertikal dan organisasi kemasyarakatan.

Mahyeldi berharap semangat kolaborasi yang terbangun dalam kegiatan tersebut dapat terus dipelihara dan berkembang menjadi gerakan bersama untuk memperkuat persatuan masyarakat serta mendukung terwujudnya Sumatera Barat yang madani, unggul, dan berkeadaban. (Bdr)