Peristiwa

Damkar dan Penyelamat Kota Bukittinggi Siap Ikuti NFSC Tahun 2026

71
×

Damkar dan Penyelamat Kota Bukittinggi Siap Ikuti NFSC Tahun 2026

Sebarkan artikel ini

‎BUKITTINGGI – National Firefighter Skill Competition (NFSC) merupakan kompetisi tahunan institusi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Tahun ini, Kota Palembang didaulat sebagai tuan rumah penyelenggaraan yang akan dihelat pada 27 – 29 April 2026 mendatang.

‎Terkait ivent tahunan yang mulai digelar  tahun 2016 dengan Kota Semarang sebagai tuan rumah, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bukittinggi, Joni Feri memastikan keikutsertaan Kota Perjuangan di ivent tersebut.

‎”Insyaallah, Damkar dan Penyelamatan Kota Bukittinggi akan berpartisipasi. Saat ini, personil yang akan diterjunkan masih terus berlatih agar bisa berprestasi di arena,” ucap Joni Feri serius.

‎Keikutsertaan Tim Damkar dan Penyelamatan Kota Bukittinggi itu sendiri lanjut Feri, tentunya setelah  mendapatkan persetujuan dari walikota Bukittinggi.

Baca Juga:  Banjir dan Longsor Meluas di Sumbar, Ribuan Warga Terdampak

‎”Begitu Bapak Walikota memberikan persetujuan untuk mengikuti lomba National Firefighter Skill Competition (NFSC) Damkar Bukittinggi langsung tancap gas dan mulai melakukan persiapan berupa latihan secara sporadis mulai tanggal 29 Maret 2026 yang lalu,” ucapnya lebih detail.

‎Kawasan Ngarai Sianok kata dia, dipilih untuk melatih kekuatan fisik, sementara Lapangan Ateh Ngarai untuk teknik dan mental.

‎”Insyaallah, persiapan terus dimatangkan. Karena Disdamkar dan Penyelamatan Kota Bukittinggi pastinya juga ingin berprestasi dan tidak sebatas berpartisipasi,” imbuhnya.

‎Dikatakan pula, merujuk pada kompetisi serupa tahun lalu di Kota Bontang, Kalimantan Timur, ada tiga kategori utama yang diperlombakan, yaitu Survival, Ladder Pitching, dan Hose Laying.

‎”Kompetisi ini menguji ketangkasan, kekuatan fisik, dan teknis petugas dalam simulasi darurat, seperti penggunaan tangga, penyelamatan, dan manajemen selang,” jelasnya.

Baca Juga:  Siswa SMA 1 Solok Kaget, Mahyeldi Bagikan Laptop di SMAN 1 Solok

‎Mantan Kasatpol PP ini merinci,
‎Survival yang memperlombakan individu dan tim, merupakan simulasi ketangkasan, kekuatan, dan ketahanan fisik dalam menghadapi rintangan.

‎”Ladder Pitching adalah keterampilan dan kecepatan menggunakan tangga untuk evakuasi korban,” jelasnya.

‎Akan halnya Hose Laying adalah simulasi pemadaman dan evakuasi korban yang melibatkan peralatan selang dan halang rintang.

‎Tujuan dari kompetisi tersebut menurut Joni Feri, adalah untuk meningkatkan kapasitas, profesionalisme, serta kecepatan petugas pemadam kebakaran di Indonesia.

‎”Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bukittinggi, tentunya berkepentingan akan hal itu,” katanya mengakhiri. (Aul)